Jajal HDC 2025 Samarinda, Bocah 10 Tahun Affan Kahalaf Firdaus Tabung Pengalaman Menuju Panggung Dunia

Di usia yang baru menginjak 10 tahun, Affan Kahalaf Firdaus sudah banyak makan asam garam sengitnya persaingan balap motor.

Diperbarui 17 Juni 2025, 22:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Di usia yang baru menginjak 10 tahun, Affan Kahalaf Firdaus sudah banyak makan asam garam sengitnya persaingan balap motor.

Pengalaman baru kembali dirasakannya saat mengikuti Honda Dream Cup (HDC) 2025 seri Samarinda yang berlangsung di Gelora Kadrie Oening pada 14-15 Juni.

Bersaing di kelas Honda Sonic 150R/Supra GTR 150 Rookie U-16, Affan menghadapi sembilan rider muda lainnya demi menjadi yang terbaik. Dia mencatat waktu terbaik ketujuh pada kualifikasi sehingga harus tidak dalam posisi bagus di awal lomba.

Meski begitu, Affan menunjukkan potensi dengan merangkak naik beberapa tingkat. Sayang, masalah motor membuat partisipasi rider tim Poseidon ini berakhir lebih cepat.

 

 

"Sebenarnya ingin juara. Tapi cari pengalaman juga," kata pembalap yang mulai ikut berkompetisi sejak umur delapan tahun.

HDC Saring Talenta Lokal

Kehadiran Affan merupakan salah satu alasan alasan mengapa HDC digelar. Ajang ini memang digelar untuk menyaring talenta-talenta terbaik dari berbagai penjuru Tanah Air.

"Awalnya ini bermain MiniGP, dia masih umur 10 kan. Jadi selang-seling MiniGP dengan kelas beginner, kelas juga di rookie," ungkap sang ayah, Jamal. "Saat ini berlomba sekitar kalimantan saja," sambungnya.

Selain Affan, ada 130 pembalap lain yang turun di HDC 2025 Samarinda. Beberapa menjajal berbagai kelas, sehingga menghasilkan total 173 starter.

 

Honda Sekolahkan Pembalap Muda Menjanjikan

Honda sebelumnya sudah menemukan nama-nama seperti Mario Suryo Aji, Veda Ega Pratama, dan Muhammad Kiandra Ramadhipa dari ajang tersebut. Mario Aji sedang bersaing di level Moto2, dengan Veda (JuniorGP) dan Ramadhipa (European Talent Cup) diproyeksikan menyusul.

"Ketika kita melihat potensi, kita arahkan ke Astra Honda Racing School, mungkin nanti ada tim satelit yang bisa bekerja sama dengan mereka. Dari situ kita kembangkan lagi, andai mereka punya potensi untuk ditingkatkan lagi, kita akan bawa ke jenjang yang lebih tinggi lagi, ke Asia, Eropa, sampai ke MotoGP," tandas Manager Motorsport AHM Johanes Lucky.

Hanya waktu yang bakal menjawab apakah Affan bisa mencapai level lebih tinggi. Yang jelas, keputusannya mengikuti HDC sudah menjadi awal yang bagus.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Kalahkan Jepang, Atlet Indonesia Football e-League Juara eFootball di China

Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan