4 Calon Amunisi Baru Timnas Indonesia: 2 Penyerang dalam Proses Naturalisasi

Harapan Timnas Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026 terus diperkuat. Salah satu strategi yang diterapkan PSSI adalah menambah kekuatan tim melalui pemain naturalisasi yang saat ini berkarier di klub-klub Eropa.

Diterbitkan 30 Januari 2025, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3. Mauro Zijlstra

Mauro Zijlstra, seorang penyerang berusia 20 tahun, berasal dari klub Volendam. Pada musim 2024/2025, ia berhasil dipromosikan ke tim senior Volendam. Selain berlatih bersama tim senior, Zijlstra juga sudah mendapatkan kesempatan bermain di Eerste Divisie. Meskipun demikian, ia tetap aktif di tim U-21 untuk mengasah kemampuannya lebih lanjut.

PSSI mengonfirmasi bahwa Zijlstra merupakan salah satu nama yang dipertimbangkan untuk dinaturalisasi. "Mauro Zijlstra, ini masih kami lihat dan godok dulu mana yang kurang. Memang namanya sudah masuk," tutur Arya Sinulingga. 

4. Emil Audero

Emil Audero, seorang penjaga gawang berusia 28 tahun yang berasal dari klub Como 1907, menjadi sorotan karena kemungkinan dinaturalisasi. Dalam beberapa kesempatan, ia telah melakukan pertemuan dengan PSSI, termasuk dengan Erick Thohir, yang menunjukkan keseriusan dalam proses ini. Kehadiran Emil Audero di dalam tim diharapkan dapat meningkatkan kompetisi di posisi penjaga gawang untuk tim nasional Indonesia.

Dengan latar belakang keluarga yang memiliki darah Indonesia dari pihak ayahnya, Emil juga memiliki ikatan emosional dengan negara ini. Dia sering menghabiskan waktu di Indonesia saat musim libur tiba, menambah kedekatannya dengan budaya lokal.

"Kalau dia percaya dengan program kami, tentu bisa dibicarakan lebih lanjut," ungkap Erick beberapa waktu lalu.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan