5 Pemain Bintang Sepakbola yang Kena Sanksi Akibat Doping: Ada Nama Mengejutkan

Pesepakbola adalah atlet elit yang mendorong tubuh mereka hingga batasnya demi mengejar kesempurnaan di lapangan. Persaingan sangat ketat, dan margin kesuksesan sangat tipis. Dalam lingkungan yang berisiko tinggi ini, godaan untuk menggunakan zat-zat yang dapat meningkatkan kinerja dapat menjadi hal yang sangat berat bagi sebagian pemain.

Diterbitkan 05 Oktober 2023, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sebelum terkenal menjadi salah satu pelatih terbaik di dunia sepakbola, Pep Guardiola memiliki karir bermain yang cemerlang sebagai gelandang.

Ketika bermain, manajer berusia 52 tahun dari Manchester City ini dikenal sebagai gelandang yang sangat memukau dengan visinya yang brilian, keterampilan kontrol bola yang luar biasa, serta kemampuan membaca permainan yang istimewa.

Namun, pada tahun 2001, Guardiola dilaporkan mengalami kegagalan dalam tes narkoba, dan zat terlarang nandrolone terdeteksi dalam aliran darahnya.

Kolo Toure

Pada bulan Mei 2011, selama masa bermainnya bersama Manchester City, Kokô Toure menghadapi skorsing selama enam bulan dari FA akibat hasil positif dalam tes narkoba yang melibatkan zat terlarang.

Mantan pesepakbola Pantai Gading berusia 42 tahun yang sebelumnya bermain untuk Arsenal dan Liverpool, kemudian mengakui bahwa dia pernah mengonsumsi pil diet yang dimiliki oleh istrinya.

Sebagai akibat dari hasil tes narkoba positif tersebut, dia dikenakan hukuman skorsing selama enam bulan, yang berlaku surut sejak bulan Maret.

Adrian Mutu

Adrian Mutu bergabung dengan Chelsea pada tahun 2003 dengan antusiasme yang besar dari penggemar The Blues dan mencetak 10 gol dalam 27 pertandingan awalnya. Namun, setelah menyelesaikan musim pertamanya di klub tersebut, ia terlibat dalam berbagai kontroversi.

Mutu terlibat dalam sejumlah perselisihan dengan manajer Chelsea saat itu, yaitu Jose Mourinho, dan kontraknya akhirnya diakhiri setelah ia gagal dalam tes narkoba.

Mutu dinyatakan positif mengonsumsi kokain, dan tidak ada jalan kembali karena akibatnya ia dijatuhi hukuman larangan bermain selama tujuh bulan.

Edgar Davids

Edgar Davids dikenal secara luas sebagai salah satu gelandang terbaik pada masa generasinya. Davids menunjukkan penampilan tangguh di lini tengah dan hingga saat ini tetap menjadi salah satu gelandang yang paling dinamis di dunia.

Ia merupakan bagian dari tim Juventus yang meraih tiga gelar Serie A di antara tahun 1998 dan 2003. Davids juga meraih gelar Liga Champions bersama Ajax pada musim 1994-95.

Namun, pada tahun 2001, ketika ia masih bermain untuk Juventus, ia dinyatakan positif menggunakan nandrolone, yaitu steroid anabolik yang dilarang. Sebagai akibatnya, ia diberi hukuman larangan bermain selama empat bulan karena kasus doping, meskipun ia tetap membantah telah mengonsumsi zat tersebut.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Razaqa Hariz, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Paul Pogba kini menyandang status sebagai Pemain Termahal di Dunia setelah dibeli Manchester United dengan harga 105 juta Euro.
    Paul Pogba kini menyandang status sebagai Pemain Termahal di Dunia setelah dibeli Manchester United dengan harga 105 juta Euro.
    Paul Pogba
  • Juventus adalah klub sepakbola asal Italia
    Juventus Football Club S.p.A atau yang biasa dikenal dengan Juventus atau Juve adalah klub sepak bola profesional asal Italia.
    Juventus
  • Sepak Bola
  • Doping