Jojo Khawatir Indonesia Open Bakal Kehilangan Ikon Bila Tinggalkan Istora

Tunggal putra bulu tangkis Indonesia Jonatan Christie menilai bakal ada sedikit kerugian apabila kompetisi Indonesia Open tak lagi diselenggarakan di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, tahun depan.

Diterbitkan 15 Juni 2023, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

IMS Mampu Tampung hingga 17.000 Penonton

Sebagaimana diketahui, Indoor Multifunction Stadium (IMS) yang direncanakan menjadi venue baru Indonesia Open memang memiliki kapasitas jauh lebih besar ketimbang Istora Gelora Bung Karno.

Lokasi tersebut mampu mengakomodasi hingga 17 ribu kursi alias tiga kali lipat lebih besar dari dari jumlah yang sanggup ditampung Istora. 

Ketua Panitia Pelaksana Indonesia Open Armand Darmadji pun mengeklaim pihaknya bakal segera memindahkan lokasi kompetisi ke IMS apabila venue tersebut sudah siap, demi mengakomodasi suporter yang ingin menonton langsung.

"Ini kemungkinan besar Indonesia terakhir ke Istora sebelum kita pindah ke IMS. Jadi kami mengundang Badminton Lovers untuk hadir meramaikan menyukseskan dan membuat istora bergelora kembali," kata Armand Darmadji. 

"Selama stadionnya (IMS) ready, pasti pindah ke sana. Karena animo masyarakat untuk menonton Indonesia Open sangat besar, sehingga dipastikan kalau tersedia akan pindah ke sana," imbuh dia, Senin (11/6/2023) lalu.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan