Bukan Hanya Neymar, Sheikh Jassim Ingin Boyong Kylian Mabppe ke Manchester United

Calon pembeli Manchester United dikabarkan juga ingin memboyong Kylian Mbappe dari PSG.

Diterbitkan 05 Mei 2023, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jika transfer ini terjadi Sheikh Jassim akan membuat duet PSG Neymar dan Mbappe menjadi pasangan di lini depan Setan Merah.

Kabar Baik untuk Erik Ten Hag

Erik ten Hag tentu akan tertarik untuk menerima kabar tentang anggaran musim panas klub jika proses akuisisi oleh Sheikh Jassim rampung.

Sebab, karena laporan telah menyatakan bahwa pelatih asal Belanda itu menginginkan striker tengah sebelum pelatihan pramusim.

Dan itu bisa membuat Harry Kane atau Victor Osimhen yang menjadi bidikan utama Ten Hag dapat terealisasikan kepindahannya.

Tetapi masih harus dilihat apakah kesepakatan untuk Mbappe dan Coman akan memengaruhi rencana tersebut jika Sheikh Jassim bersikeras bahwa klub tersebut akan merekrut pasangan Prancis itu.

Erik Ten Hag Beri Sinyal

Erik Ten Hag memberi sinyal kuat terkait rencana transfer Harry Kane. Eks pelatih Ajax Amsterdam itu mengakui dirinya sangat ingin merekrut striker elite demi menambah daya dobrak Setan Merah musim depan.

Seperti diketahui, MU memang butuh opsi baru di lini serang pasca kepergian megabintang asal Portugal Cristiano Ronaldo ke Arab Saudi. Sejumlah nama, termasuk Harry Kane, pun digadang-gadang masuk dalam radar incaran Man Utd.

Laporan Metro mengeklaim pihak klub bahkan telah melakukan kontak dengan perwakilan bintang Tottenham Hotspur. Harapannya, Kane dapat segera angkat kaki dari London Utara dan menuntaskan kepindahan ke Old Trafford pada akhir musim.

Setan Merah diyakini sebagai klub terdepan yang berpotensi mendapatkan tanda tangannya. Hal itu diperkuat dengan pernyataan pelatih Manchester United, yang tak menampik bahwa dia ingin segera memboyong pemain nomor 9 baru ke markasnya.

“Semua orang tahu, bukan rahasia lagi sepanjang musim ini kami kekurangan (pemain) nomor 9, tutur Ten Hag, dilansir dari pemberitaan Metro.

“Pertama kami kehilangan Cristiano Ronaldo, kemudian Anthony Martial sering kali tidak tersedia (untuk dimainkan), Jadon Sancho (juga) kerap tidak tersedia, alhasil Anda kekurangan pemain lini depan.”

“Dengan jumlah pemain yang lebih sedikit, kami harus tampil di banyak pertandingan. Jadi tentunya kami membutuhkan pemain lini depan yang bisa memperkuat skuad,” sambung juru taktik berusia 53 tahun itu.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Muhammad Yanto, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan