Ikut Kompetisi di Eropa, Potensi Atlet Berkuda Nusrtdinov Zayan Makin Terasah

Atlet berkuda belia Nusrtdinov Zayah Fatih menimba banyak pengalaman saat mengikuti kejuaraan berkuda di Eropa.

Diperbarui 10 Januari 2023, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pada kejuaran berkuda level nasional Belanda tersebut, dalam udara dingin yang menusuk dan angin yang kencang selama persiapan, Dinov kembali harus bersaing ketat dengan 42 peserta level nasional yang juga berasal dari beberapa negara di benua Eropa.

Kompetisi Lainnya

 

Perjalanan kompetisi di Eropa bagi Dinov pun akhirnya ditutup dengan mengikuti kejuaraan Show Jumping Sentower Park New Year Tour Week 1 yang diselenggarakan di Sentower Park, Opglabbeek, Belgia pada 5-8 Januari 2022. INi menjadi kejuaraan internasional pertama bagi Dinov sekaligus yang terberat.

Para peserta yang berpartisipasi merupakan atlet-atlet terbaik yang berlaga mewakili negara-negara di Eropa, Amerika, Afrika dan Asia dengan kuda-kuda yang memiliki kemampuan di atas rata-rata. Namun hal tersebut tak menyurutkan semangat dan mental tanding Dinov.

Di kelas CSI1* Show Jumping 115 Cm, Dinov berhasil meraih peringkat ke 5 bersama kuda Ineke T, sedangkan dari kelas CSI1* Show Jumping 120 Cm yang juga merupakan pertandingan pertamanya di ketinggian lompatan 120 Cm, Dinov kembali menduduki peringkat ke 6 bersama kuda Ineke T dan peringkat ke 9 bersama kuda La Nessa. Hal ini merupakan prestasi yang luar biasa bagi Indonesia di kancah Internasional. Perbedaan waktu antar peserta hanya terpaut milidetik saja.

“Saya sangat tidak menduga bila hasil rangkaian kompetisi di Eropa ini sangat bagus dan bisa meraih gelar juara di semua kejuaraan berkuda yang saya ikuti. Persaingan di sini pun sangat ketat dengan para Atlet dari Eropa yang rata-rata memiliki kemampuan berkuda yang baik ditambah dukungan kuda-kuda yang bagus juga," ujar Dinov seperti rilis yang diterima media.

 

Komentar Orang Tua

 

Sementara itu tanggapan positif atas hasil rangkaian kompetisi di Eropa juga datang dari kedua orangtua Dinov yakni Asep Siregar dan Riyanti Kutty Nurinda yang mendampingi selama di Eropa. Keduanya sangat mengapresiasi perjuangan Dinov dalam mengikuti kompetisi-kompetisi tersebut meskipun dengan sedikit persiapan sejak pertama kali tiba di Eropa.

“Tujuan dari program latihan dan kompetisi di Eropa ini adalah agar Dinov dapat belajar dan mengambil pengalaman saat bersaing dengan para atlet Eropa. Apalagi Eropa merupakan kiblatnya olahraga Equestrian dengan industri olahraga berkudanya yang sudah sangat maju," kata Riyanti Kutty Nurinda yang juga sangat senang atas pencapaian Dinov dalam meraih gelar juara di setiap kejuaraan selama di Eropa.

Sedangkan sang ayah, Asep Siregar lebih menyoroti sisi kemandirian bagi Dinov selama berkompetisi. Menurut Asep, selama di Eropa, Dinov memang dituntut untuk lebih mandiri mulai dari mempersiapkan kuda lengkap dengan peralatannya hingga mengembalikan kuda ke kendang dalam keadaan bersih usai berlatih atau bertanding.

Apalagi harus berhadapan dengan udara dingin, angin kencang dan hujan selama mempersiapkan kuda-kudanya karena Desember Januari adalah musim dingin di Eropa.

“Dinov memang harus keluar dari zona nyamannya. Bila di Indonesia Dinov mampu meraih banyak gelar juara, maka di Eropa ini adalah kesempatan bagi Dinov sendiri untuk membuktikan bahwa dia bukan hanya jago kandang," katanya.

“Bukan hanya Dinov yang belajar, tapi kamipun sebagai pengelola club dan stable belajar juga dari para owner stable yang sudah mapan. Selama ini kami membeli kuda-kuda langsung dari breeder dan equestrian atlet bukan melalui horse dealer. Jadi saat mereka tahu bahwa Dinov sedang menjalani kompetisi di Eropa mereka mengundang kami untuk datang ke stable-nya," dia menambahkan

Sebagai kelanjutan dari program kompetisi di Eropa tersebut, baik Asep Siregar dan Riyanti Kutty Nurinda pun sepakat untuk kembali menjalani program kompetisi saat Dinov mendapat jatah liburan sekolah di bulan April dan Agustus mendatang.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Defri Saefullah, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan