Grup A Piala AFF 2022 Selesai, Vietnam Pilih Thailand atau Timnas Indonesia?

Timnas Indonesia menunggu lawan di semifinal Piala AFF 2022. Nasib mereka ditentukan Vietnam yang memiliki kuasa.

Diterbitkan 03 Januari 2023, 00:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia menunggu lawan di semifinal Piala AFF 2022. Nasib mereka ditentukan Vietnam yang memiliki kuasa.

Pasukan Shin Tae-yong harus puas dengan status runner-up Grup A Piala AFF 2022 setelah gagal mengejar defisit gol dari Thailand. Harus menang dengan selisih lebih besar, Skuad Garuda hanya menaklukkan Filipina 2-1 pada partai pamungkas di Stadion Rizal Memorial, Manila, Senin (2/1/2023).

Dendy Sulistyawan ('21) dan Marselino Ferdinan ('43) mencatatkan nama di papan skor bagi Indonesia. Sedangkan Filipina memperkecil kedudukan lewat Sebastian Rasmussen ('83).

Pada saat bersamaan, Thailand membungkam Kamboja 3-1. Teerasil Dangda ('45+2, 90) jadi bintang dengan mencetak dua gol. Sedangkan satu angka lain disumbang Sumanya Purisai ('50). Kamboja mendapat gol melalui Sieng Chantea ('68).

Dengan dua hasil itu, Indonesia tetap kalah selisih gol dari Thailand meski sama-sama memiliki 10 angka. Fachruddin Aryanto dan kawan-kawan selanjutnya meladeni juara Grup B pada semifinal Piala AFF 2022.

Posisi tersebut saat ini dikuasai Vietnam dengan perolehan tujuh poin, yang unggul selisih gol atas Singapura. Malaysia mengintai dari peringkat tiga mengoleksi enam angka.

Di atas kertas Vietnam bakal mengamankan posisi teratas karena 'hanya' menghadapi Myanmar pada laga terakhir. Myanmar juga tidak punya kepentingan karena sudah dipastikan tersingkir usai baru mengoleksi satu nilai.

Sedangkan tiket tersisa diperebutkan Singapura dan Malaysia yang terlibat duel hidup mati di Bukit Jalil National Stadium. Meski tertinggal, Malaysia sedikit diunggulkan karena didukung suporter sendiri.

Bermain sehari setelah Grup A, Vietnam memiliki keuntungan karena sudah mengetahui klasemen akhir. Mereka kini bisa memilih lawan di semifinnal.

 

Kesulitan di Manila

Indonesia dalam posisi ini karena kesulitan pesta gol ke gawang Filipina. Tanda-tandanya sudah terlihat sejak awal pertandingan.

Pada laga di Manila, tuan rumah langsung menyerang dan mendapat peluang saat laga belum genap berusia semenit. Beruntung eksekusi Hikaru Minegishi masih melambung.

Indonesia membalas. Saddil Ramdani mendapat ruang di sudut sempit. Eksekusinya pun dimentahkan kiper Anthony Pinthus.

Filipina kembali menekan. Giliran Stephan Schrock yang memaksa penjaga gawang Indonesia Nadeo Argawinata bekerja. Setelahnya tendangan Kenshiro Daniels melenceng.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Indonesia balik mengancam lewat situasi bola mati. Rizky Ridho menyambar sepak pojok Marc Klok, sayang usahanya melenceng. Selanjutnya giliran lemparan ke dalam Pratama Arhan. Umpannya menemui kepala Dendy Sulistyawan yang merobek gawang Filipina. Skor 1-0 bagi Indonesia pada menit ke-21. Musibah bagi Indonesia tercipta. Nadeo yang sebelumnya mendapat perawatan karena benturan dengan lawan tidak bisa lanjut bermain. Dia diganti Syahrul Trisna. Dendy Sulistyawan kemudian melewatkan dua peluang unggul memperbesar keunggulan timnas. Sedangkan tandukan Amani Aguinaldo hampir membahayakan Indonesia. Skuad Garuda akhirnya menambah skor pada menit ke-43. Marselino Ferdinan mencatatkan nama di papan skor usai berkombinasi dengan Saddil Ramdani. Tidak ada gol tercipta di sisa waktu babak pertama laga Filipina vs Indonesia.

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan