"Begitulah cara kami melakukan sesuatu, itulah kami dalam hal budaya, tetapi kami juga membantu pendidikan anak-anak ini di sekolah dan kami akan terus melakukan sesuatu dengan cara kami."
"Sekali lagi, identitas sepak bola Brasil bukanlah saya, itu dimulai sejak lama dengan komunitas putus asa melatih anak laki-laki yang bisa menghasilkan sepak bola yang bagus. Bahkan dengan semua risiko yang ditimbulkannya," tegas Tite.
"Saya tahu kami menghadapi kritik, tapi itulah sepak bola yang saya yakini, bahkan jika kami menghadapi tantangan dan kritik karena tidak memenangkan Piala Dunia, kami terus maju. Itulah yang kami yakini."
Â
Perhatian
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4250613/original/099036800_1670278418-AP22339714853362.jpg)
Topik tentang tarian dan perayaan Brasil sering diangkat selama Brasil dilatih Tite. Ini tampaknya menjadi perhatian utama bagi banyak orang setelah kemenangan Brasil atas Korea Selatan di babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar.
Tite tidak suka dengan persepsi Brasil yang tidak sopan terhadap lawan. Dia pun menyelidiki lebih dalam masalah ini karena mengklaim keterlibatannya dalam perayaan Richarlison menunjukkan betapa dirinya terlibat dengan kaum muda.
"Saya pikir itu adalah koneksi yang saya miliki dengan generasi muda," kata Tite. "Saya berusia 61 tahun dan saya bekerja dengan pemain berusia 21, 22 tahun. Mereka bisa menjadi cucu saya."
"Saya memiliki hubungan dengan mereka, semua orang yang benar-benar mengenal saya. Jika saya harus memilih antara mereka yang mengenal saya dan mereka yang tidak mengenal saya, saya memilih mereka yang saya kenal, tentu saja," ujar Tite.
"Dan jika saya harus menari untuk terhubung dengan mereka, kami akan terus menari. Saya juga menggunakan metafora, ketika kami melukis, seluruh lukisan adalah para atlet. Merekalah yang digambarkan."
"Kami hanya peserta; kami hanya berkontribusi pada lukisan itu. Para pemain itu sendiri adalah lukisannya," pungkas Tite.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4252334/original/032008700_1670387683-8_Besar_Piala_Dunia_2022_1.jpg)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4529326/original/039044100_1691417008-IMG_4489.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318452/original/095120500_1786096948-Screenshot_2026-08-07_170145.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4250611/original/083868700_1670278408-AP22339703961157.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411652/original/066561300_1479706477-Brasil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3276900/original/059788700_1603513177-20201024-Penampakan-Pinheiros_-Sungai-Paling-Tercemar-di-Brasil-ap-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4708873/original/094005700_1704683548-agus-dietrich-eUjufrdx_bM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5436409/original/021547500_1765171233-000_87DL4XL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533776/original/081088900_1773774484-_AP_9875-Edit-Edit.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4682019/original/069510400_1702289989-20231211-Javier_Milei-AFP_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572507/original/069196900_1777819512-000_A7BX884.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288136/original/097177200_1783304121-000_B9BW9YM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714991/original/052234200_1782798401-Brazil_s_Casemiro.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301998/original/090636500_1784529973-byd_100000_brazil-1500x844.webp)