Ribuan Atlet Pelajar Sumut Bersaing di SAC Indonesia 2022

Kualifikasi Sumut SAC Indonesia 2022 Diikuti hampir lima ribu peserta.

OlehThomas
Diterbitkan 12 November 2022, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Para atlet pelajar Sumatera Utara begitu antusias menyambut kualifikasi Energen Champion Student Athletics Championships (SAC) Indonesia 2022 di wilayahnya. Hampir 5.000 peserta mengikuti kualifikasi kompetisi atletik antarpelajar terbesar di Indonesia itu.

Babak Kualifikasi SAC Indonesia 2022 Wilayah Sumut di Stadion Universitas Negeri Medan (Unimed) pada 11-13 November 2022. Jumlah peserta begitu banyak hampir 5.000 mewakili 179 sekolah dari tingkat SD,SMP, hingga SMA atau sederajat.

Peserta North Sumatera Qualifiers ini tak hanya didominasi dari Medan. Namun, juga merata dari berbagai kota dan kabupaten di Sumatera Utara. Bahkan, ada yang berasal dari Kota Padang Sidempuan dan Kisaran di Kabupaten Asahan. Animo luar biasa ini sebagai bentuk nyata kebutuhan masyarakat terhadap kompetisi. Khususnya di cabang olahraga atletik tingkat pelajar. 

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) H. Edy Rahmayadi yang membuka secara resmi pelaksanaan Energen Champion Student Athletics Championships (SAC) Indonesia - North Sumatera Qualifiers, Jumat (11/11), dibuat takjub. Oleh animo luar biasa para pelajar untuk bersaing pada ajang hasil kolaborasi Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) dan DBL Indonesia, yang diadakan oleh Energen Champion, minuman cokelat berenergi yang mengandung susu dan telur dari Mayora ini.

Edy percaya, dari kegiatan seperti SAC Indonesia ini dalam jangka pendek dan panjang, para peserta bisa dipoles untuk berprestasi pada ajang nasional maupun internasional di masa mendatang. 

”Kalau kita ambil anak potensial tingkat SMA yang berprestasi dari event (Energen Champion SAC Indonesia) ini, butuh dua atau tiga tahun lagi mereka ini sudah bisa menunjukkan kemampuannya untuk kebutuhan Sumut. Untuk jangka panjangnya, bisa ambil dari anak-anak yang masih SD dan SMP. Dan ini bukan hanya ditargetkan untuk PON, tetapi terus berkesinambungan untuk kebutuhan yang lain,” kata Edy.

 

Sumut

Orang nomor satu di Sumut itu juga percaya, dari siswa tingkat SD, SMP dan SMA pasti ada bakat yang lahir untuk Sumatera Utara. Nantinya, anak-anak ini dapat diberi pembinaan, bertingkat, berlanjut dan berjenjang. “Sehingga nanti kita memiliki orang-orang yang punya talenta di dalam atletik. Dan nanti anak-anak ini bisa dipoles sesuai dengan keinginan kita,” lanjut Edy.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Sumatera Utara memang dikenal sebagai rumahnya potensi atletik. Mardi Lestari dan Parluatan Siregar berasal dari provinsi ini. Banyak harapan besar digantungkan untuk Energen Champion SAC Indonesia.  Kompetisi ini dipercaya dapat menemukan bibit atletik baru bagi Sumut. Salah satu harapan itu datang dari Ketua KONI Sumut John Ismadi Lubis.  “Saya melihat event ini sangat bermanfaat bagi Sumut. Karena melihat antusiasme peserta luar biasa dan ribuan orang yang ikut. Masa sih saya nggak dapat 10 persen saja calon atlet dari sini. Pasti dapat,” kata John. “Saya senang melihat semangat anak-anak ini walaupun mereka menggunakan alas kaki yang seadanya. Saya optimistis di sini pasti ada bakat-bakat terpendam. Hanya saja belum pernah dicoba,” tambahnya.  

Halaman
Show All
Thomas, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan