Daftar Terbaru Pemain Pentolan yang Pasti Tercoret dari Piala Dunia 2022

Pemain-pemain ini tidak bisa pulih tepat waktu untuk tampil di Qatar.

Diterbitkan 05 November 2022, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

5. Alexander Isak (Swedia)

Pemain muda yang sukses mendongkrak penampilan Newcastle United di Premier League ini masih dibekap cedera paha. Kondisinya masih belum pulih karena proses penyembuhannya tak semulus prediksi.

Pelatih Newcastle, Eddie Howe, memastikan Isak baru bisa kembali ke kondisi prima usai gelaran Piala Dunia nanti.

6. Jesus "Tecatito" Corona (Meksiko)

Pemain sayap milik Sevila ini mengalami retak pada engkel kirinya dalam sesi latihan bersama klub LaLiga tersebut bulan Agustus lalu.

Tecatito pun harus naik meja operasi. Kendati demikian pelatih Meksiko, Gerardo Martino tetap memasukan namanya ke 31 pemain skuad sementara.

Namun, bos Sevilla, Jorge Sampaoli, mengatakan pemain 29 tahun itu baru bisa kembali berlatih pada bulan Desember mendatang. Terlambat untuk Piala Dunia.

Absennya Pemain Cadangan Penuh Harapan

6. Pedro Nero (Portugal)

Satu lagi pemain Portugal yang harus absen adalah winger Wolverhampton Wanderers ini. Nero harus menjalani operasi pada engkelnya setelah alami cedera Oktober lalu saat hadapi West Ham.

Padalah pemain 22 tahun ini tengah menjadi salah satu darah muda yang diharapkan bisa menjadi pelapis Cristiano Ronaldo yang tengah menurun performanya.

7. Boubacar Kamara (Prancis)

Gelandang Aston Villa ini adalah salah satu pemain yang diproyeksi untuk menjadi salah satu pemain Les Bleus di Qatar. Sayang, namanya dipastikan tercoret.

Kama mengalami cedera cukup parah di ligamen lututnya pada September lalu, sehingga namanya pun harus tercoret dari skuad Piala Dunia Timnas Prancis.

9. Arthur Melo (Brasil)

Gelandang Brasil yang sedang dipinjamkan ke Liverpool ini mengalami cedera otot pada persiapan jelang laga Liga Champions melawan Ranger bulan Oktober kemarin.

Dirinya adalah salah satu pemain cadangan yang sering dipanggil Tite ke skuad Brasil. Tapi sayang, kali ini Melo gagal mewujudkan mimpinya tampil di Piala Dunia.

Mesin Gol Belgia Bermasalah

Pemain terbaru yang mengalami cedera mengkhawatirkan adalah Romelu Lukaku. Bomber Inter Milan asal Belgia itu kembali mengalami cedera hamstring.

Sebelumnya, Lukaku harus absen selama dua bulan sebelum akhirnya bermain pekan lalu dan sukses mencetak gol dalam kemenangan 4-0 atas Viktoria Plzen di Liga Champions.

Tapi sayangnya, Inter Milan mengumumkan Lukaku kembali alami cedera di titik yang sama. Ia mengalami tegang di paha kirinya.

Inter mengatakan pemain 29 tahun itu akan dilihat kondisinya dalam beberapa hari ke depan dan media Italia menyatakan Lukaku masih punya peluang untuk tampil di Piala Dunia 2022.

Lukaku adalah pemain andalan Belgia di lini depan. Dalam dua tahun terakhir, ia berhasil mencetak 16 gol dalam 17 pertandingan bersama timnasnya.

Pada Piala Dunia 2018 lalu, Lukaku bahkan sukses mencetak 4 gol sekaligus membawa Belgia merebut medali perunggu di Rusia.

Son Heung-Min Bikin Korsel Dag Dig Dug

Satu lagi pemain yang diragukan kondisinya adalah Son Heung-Min. Kapten sekaligus jimat andalan Korea Selatan itu mengalami cedera pada pertandingan Liga Champions antara Tottenham Hotspur melawan Olympique Marseille, Rabu (2/11).

Son ditarik keluar pada menit ke-29 di Stade Vélodrome di Marseille, Prancis, setelah bahu Kansel Mbemba mengenai wajahnya di dekat garis tengah.

Wajah Son tampak sangat bengkak dan dia dibantu keluar lapangan oleh staf medis. Sebuah gambar yang diposting di Instagram oleh rekan setimnya Pierre-Emile Hojbjerg setelah pertandingan menunjukkan Son merayakan kemenangan bersama tim, tetapi ia tampaknya berjuang untuk membuka mata kirinya.

Berbicara setelah pertandingan, asisten manajer Cristian Stellini, yang mengatur permainan ketika Antonio Conte dilarang dari pinggir lapangan, menjelaskan bahwa tingkat cedera Son tidak jelas tetapi dia merasa lebih baik.

Skenario terburuk adalah Son mengalami retak di wajah dan membutuhkan operasi, kata para ahli.

"Kasus terburuk adalah patah tulang orbital, yang membutuhkan perawatan lebih dari delapan minggu," kata Dr. Song Jun-seop, direktur Rumah Sakit Gangnam JS dan seorang dokter untuk tim sepak bola nasional Korea, kepada JoongAng Ilbo.

Ada dua kemungkinan cedera besar. Pertama, jika dia mengalami gegar otak ringan atau memar, dia bisa mengambil cuti seminggu dan kemudian mungkin bisa kembali. Itu adalah situasi yang ideal. Di sisi lain, kasus terburuknya adalah orbit. patah tulang. Itu akan membutuhkan lebih dari delapan minggu perawatan karena patah tulang yang melindungi mata."

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Anry Dhanniary, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan