Pemerintah Pastikan Takkan Intervensi KLB, Begini Tanggapan PSSI

Menpora menyampaikan Jokowi mengingatkan agar pemerintah tak ikut campur dan intervensi KLB PSSI.

OlehThomas
Diterbitkan 02 November 2022, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- PSSI akan segera mempercepat pelaksanaan Kongres Luar Biasa atau KLB. Pemerintah Indonesia telah menegaskan tidak akan mengintervensi pelaksanaan KLB PSSI. Hal ini telah ditegaskan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali.

Menpora Amali telah melapokan soal pelaksanaan KLB PSSI kepada Jokowi pada Selasa (1/11/2022). Usai pertemuan tersebut, Menpora menyampaikan Jokowi mengingatkan agar pemerintah tak ikut campur dan intervensi KLB PSSI.

"Beliau hanya saya laporkan saja (KLB PSSI), ya sudah beliau hanya mendengarkan, tidak ada apa-apa dan hanya mengingatkan ya sudah pemerintahannya mengikuti saja, tidak boleh intervensi, tidak boleh campur tangan itu aja," jelas Menpora Amali.

"Pemerintah menyerahkan semuanya kepada PSSI, silakan PSSI melakukan sesuai dengan ketentuan yang ada. Kan ada statuta FIFA dan di PSSI ada statutanya," kata Menpora.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengapresiasi sikap pemerintah yang tak ingin melakukan intervensi pelaksanaan KLB. Menurutnya langkah ini sangat positif.

“Kami sangat mengapresiasi sikap pemerintah (Menpora Zainudin Amali atas arahan Presiden Joko Widodo) yang akan memastikan pemerintah tidak akan ikut campur tangan dalam KLB PSSI mendatang. Ini hal positif buat sepak bola kita ke depan,” kata Iriawan di Jakarta, Selasa (1/11/2022).

Demi Kelanjutan Kompetisi

Pria yang akrab disapa Iwan Bule ini juga menegaskan kembali bahwa percepatan KLB tersebut semata-mata dipilih oleh PSSI sebagai bentuk tanggung jawab agar kompetisi sepak bola di Indonesia bisa kembali bergulir.

Keputusan PSSI untuk mempercepat KLB ini, menurut Iwan Bule, sesungguhnya didasari oleh niat baik serta respons positif dari rekomendasi yang pernah disampaikan oleh Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) agar PSSI segera menggelar KLB.

“Sekarang ini kami sudah mengirimkan surat kepada FIFA. Jadi saat ini mari kita bersabar saja sambil memikirkan bagaimana kompetisi di negeri ini bisa kembali berjalan. Kompetisi adalah marwah dan itu harus kita pastikan bisa berjalan,” ujar Iriawan.

KLB Dipercepat

Sebelumnya, PSSI memutuskan untuk mempercepat pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) setelah menggelar rapat darurat Exco di Kantor PSSI, Jakarta, Jumat malam (28/10)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Tahapan Kongres Luar Biasa akan kami mulai dari berkirim surat pemberitahuan kepada FIFA berisi usulan kongres," kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, diunggah di akun Youtube PSSI TV, Sabtu. Adapun alasan PSSI untuk mempercepat KLB, yang normalnya akan digelar pada November 2023, adalah demi mencegah perpecahan di kalangan anggotanya. Seharusnya, kata Iriawan, berdasarkan Statuta PSSI, KLB digelar jika ada permintaan tertulis dari 50 persen atau 2/3 dari jumlah total anggota PSSI. Lalu, KLB akan dilaksanakan tiga bulan setelah PSSI menerima permohonan tersebut.

Halaman
Show All
Thomas, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan