Tampil di Negeri Sendiri, Tim UGM Sabet Trofi di Dua Kategori Shell Eco-Marathon 2022

Indonesia jadi negara dengan penghargaan terbanyak dalam ajang Shell Eco-Marathon Indonesia 2022 yang digelar di Sirkuit Mandalika mulai Selasa (11/10/2022) hingga Sabtu (15/10/2022).

Diperbarui 03 Juli 2023, 21:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Kami bekerja paling tidak lima jam perhari selama enam hari per minggu dalam waktu setahun ke belakang untuk mempersiapkan kompetisi ini,"

“Kami senang semua kerja keras kami tidak sia-sia dan berharap tahun depan bisa mencapai target yang lebih besar," kata Adzim menambahkan.

Penghargaan Off-track

Kompetisi off-track memberi penghargaan bagi lima kategori, antara lain keselamatan perjalanan, kendaraan untuk Prototype dan Urban Concept, inovasi teknis, keselamatan, serta penghargaan kategori Spirit of the Event. Para pemenang merupakan tim-tim dari Singapura, Filipina, India dan Indonesia.

Shell Eco-Marathon Indonesia 2022 tak hanya memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat mereka di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), tetapi juga menantang mereka untuk merancang dan mengembangkan kendaraan ultra hemat energi untuk mewujudkan mobilitas masa depan yang lebih cerdas dan berkelanjutan.

Norman Koch, Global General Manager Shell Eco-Marathon mengaku senang bisa mengaksikan para mahasiswa yang berpartisipasi dalam Shell Eco-Marathon tahun ini.

“Para mahasiswa ini telah bekerja tanpa lelah untuk mengembangkan solusi energi yang berkelanjutan dan lebih bersih untuk mengatasi tantangan energi yang kita hadapi saat ini. Sangat menyenangkan melihat para mahasiswa mengikuti Shell Eco-Marathon untuk mendorong batas-batas dalam hal keterampilan desain, teknologi, dan keahlian teknis, baik di dalam maupun di luar lintasan, untuk mencapai garis finish.”

Daftar Juara

Urban Concept

ICE

  1. Garuda UNY Eco Team (Universitas Negeri Yogyakarta): 544 km/l
  2. Semar Urban UGM (Universitas Gadjah Mada): 332 km/l
  3. ITS Team Sapuangin (Institut Teknologi Sepuluh November): 270 km/l

Baterai

  1. Arjuna Team (Universitas Indonesia): 194 km/kWh
  2. Apatte Elang Perkasa Team 1 (Universitas Brawijaya): 112 km/kWh
  3. Bumi Siliwangi 4 (Universitas Pendidikan Indonesia): 99 km/kWh

Hidrogen

  1. TP Ecoflash (Temasek Poytechnic): 137 km/m3
  2. HYD12OGEN (Nanyang Technological University): 99 km/m3

 

Prototype

ICE

  1. Nakoela Team (Universitas Indonesia): 905 km/l
  2. Haui Auto (Hanoi University of Industry): 737 km/l
  3. DUT_Gatech Team (University of Danang): 496 km/l

Baterai

  1. Semar Proto UGM (Universitas Gadjah Mada): 587 km/kWh
  2. Batavia Generation Team (Universitas Negeri Jakarta): 527 km/kWh
  3. IMEI Team (Universitas Muhammadiyah Sidoarjo): 400 km/kWh

Hidrogen

  1. Apatte Elang Perkasa Team 2 (Universitas Brawijaya): 361 km/m3
  2. KUST (Kookmin University): 272 km/m3
  3. Antasena ITS Team (Institut Teknologi Sepuluh November): 228 km/m3

Selanjutnya

  1. Keselamatan Perjalanan: PUP Hygears (Polytechnic University of the Philippines)
  2. Desain Kendaraan - Prototype: Semeru Team 1 (Universitas Negeri Malang)
  3. Desain Kendaraan - Urban Concept: HYD12OGEN (Nanyang Technological University)
  4. Inovasi Teknis: HYD12OGEN (Nanyang Technological University)
  5. Keselamatan: Pravega (Government Engineering College Barton Hill)Spirit of Shell Eco-marathon: Team E Square (Graphic Era)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan