Indosiar: Tayangan Liga 1 Tak Pernah Disponsori Rokok

Director Programming SCM Harsiwi Achmad menyangkal isu pertandingan Liga 1 yang disiarkan Indosiar berlangsung malam hari untuk mengakomodir iklan rokok. Dia menegaskan siaran Liga 1 di Indosiar sejak 2018 tidak pernah disponsori perusahaan rokok.

OlehThomas
Diperbarui 13 Oktober 2022, 16:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Setelah itu akan kita carikan solusi-solusi yang terbaik dan setelah itu TV akan menentukan apakah itu akan ditayangkan atau tidak. Kalau kami selalu ada solusi apakah satu tayang di tv, satu live streaming di Vidio. Jadi selama ini sudah ada sekitar 20 perubahan dan itu baik-baik saja, semuanya dengan solusi yang baik dengan LIB," tegas Harsiwi.

Pernyataan Resmi Indosiar

Stasiun televisi Indosiar ikut terpukul atas insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). Kericuhan yang terjadi setelah laga Arema Vs Persebaya Surabaya itu telah menyebabkan ratusan orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mendapat perawatan.

Dalam pernyataan resmi yang diterima Liputan6.com, Indosiar menyampaikan rasa duka yang mendalam atas tragedi tersebut. Melalui Corporate Secretary, Gilang Iskandar, Indosiar juga berharap tragedi Arema menjadi pembelajaran semua pihak agar tidak terlulang kembali di masa-masa mendatang. 

Berikut ini adalah pernyataan resmi Indosiar terkait tragedi Arema: 

"Atas nama keluarga besar PT INDOSIAR VISUAL MANDIRI (INDOSIAR) selaku official broadcaster Liga 1, kami menyampaikan duka mendalam atas terjadinya insiden jatuhnya korban jiwa dan luka paska pertandingan Arema FC vs Persebaya Sabtu, 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan Malang.

Kita semua tidak pernah berharap tragedi seperti ini akan terjadi. Semoga tragedi ini menjadi pembelajaran semua pihak dan dilakukan evaluasi menyeluruh oleh semua pihak terkait sehingga kejadian seperti ini tidak akan terjadi lagi di masa mendatang. INDOSIAR berkomitmen kuat mendorong kemajuan sepakbola Indonesia dengan menjadi penyelenggara siaran (Official Broadcaster) pertandingan Liga 1 dan pertandingan lain termasuk Tim Nasional (Timnas) Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Apalagi setelah dihantam pandemi Covid 19, INDOSIAR melalui kerjasama dengan PSSI, LIB dan para pemangku kepentingan lainnya, berusaha sekuat tenaga agar sepakbola Indonesia bangun dan hidup kembali. Patut kita syukuri upaya tersebut sudah menampakkan hasil di mana gairah sepakbola Indonesia hadir kembali di masyarakat kita.

Karenanya INDOSIAR sangat prihatin dengan tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang pada tanggal 1 Oktober 2022. INDOSIAR berharap agar sportifitas dijunjung tinggi dalam setiap pertandingan. Kami mengajak semua pihak yg terlibat agar berpedoman untuk selalu mengedepankan kemajuan persepakbolaan Indonesia. Jadi manakala terjadi dinamika di lapangan seyogyanya dapat menahan diri agar jangan sampai merugikan sepakbola Indonesia. INDOSIAR berharap agar semua pihak menghindari tindakan destruktif dan kontraproduktif bagi kemajuan sepak bola kita.

Sekali lagi, kami turut berduka cita untuk para korban yang meninggal dunia dan mendoakan semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan yang Maha Kuasa. Bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Demikian juga kepada korban yang masih dirawat segera diberikan kesembuhan."

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan