Gempa M 3,6 Guncang Bantul, Warga Yogya Panik Keluar Rumah

Guncangan gempa M 3,6 membuat sejumlah warga Bantul panik dan bergegas keluar rumah pada Kamis sore.

Diterbitkan 20 Agustus 2026, 17:46 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kepanikan sempat terjadi saat gempa bumi mengguncang wilayah Bantul, Yogyakarta (DIY), Kamis (20/8/2026) sore. Sejumlah warga berhamburan keluar rumah setelah merasakan guncangan.

Di kawasan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, getaran dirasakan cukup kuat, Mutia, salah seorang warga mengaku merasakan getaran cukup keras saat berada di luar rumah.

"Guncangannya terasa sekali. Saya dan anak-anak langsung ke luar mencari ruang terbuka,” ucap Mutia. 

Guncangan tersebut terjadi sekitar pukul 17.20 WIB. Warga memilih bertahan sejenak di luar rumah setelah gempa berhenti untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya guncangan lanjutan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut berkekuatan magnitudo (M) 3,6.

Berdasarkan data BMKG, gempa tepatnya terjadi pada pukul 17.20.57 WIB.

Hasil analisis awal menunjukkan episenter gempa berada pada koordinat 7,94 derajat Lintang Selatan (LS) dan 110,45 derajat Bujur Timur (BT). Pusat gempa berada sekitar 11 kilometer arah tenggara Bantul dengan kedalaman 10 kilometer.

"Info Gempa Mag:3.6, 20-Aug-2026 17:20:57 WIB, Lok:7.94 LS, 110.45 BT (11 km Tenggara BANTUL-DIY), Kedalaman:10 Km," tulis BMKG melalui akun resminya, Kamis.

BMKG Imbau Warga Tetap Tenang

BMKG mengingatkan informasi parameter gempa yang disampaikan pada tahap awal mengutamakan kecepatan agar segera diterima masyarakat.

Karena itu, hasil pengolahan data masih dapat berubah seiring masuknya data tambahan dari sejumlah stasiun pemantau.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga juga diminta mengikuti perkembangan melalui kanal resmi BMKG.

Saat terjadi gempa, masyarakat disarankan melindungi kepala dan tubuh serta menjauh dari kaca, lemari, dan benda-benda yang berpotensi jatuh.

Setelah guncangan berhenti, warga dapat keluar dari bangunan secara tertib menuju tempat terbuka serta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan.