Indosiar: Tayangan Liga 1 Tak Pernah Disponsori Rokok

Director Programming SCM Harsiwi Achmad menyangkal isu pertandingan Liga 1 yang disiarkan Indosiar berlangsung malam hari untuk mengakomodir iklan rokok. Dia menegaskan siaran Liga 1 di Indosiar sejak 2018 tidak pernah disponsori perusahaan rokok.

OlehThomas
Diperbarui 13 Oktober 2022, 16:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Director Programming SCM Harsiwi Achmad menyangkal isu pertandingan Liga 1 yang disiarkan Indosiar berlangsung malam hari untuk mengakomodir iklan rokok. Dia menegaskan siaran Liga 1 di Indosiar sejak 2018 tidak pernah disponsori perusahaan rokok.

Pada Kamis (13/10/2022), Indosiar selaku official broadcaster Liga 1 2022/2023 memenuhi panggil Komnas HAM. Usai bertemu pengurus Komnas HAM, Harsiwi menjawab pertanyaan wartawan soal sejumlah isu terkait tragedi Kanjuruhan.

Salah satu yang jadi sorotan adalah isu kaitan iklan rokok dengan kick-off Liga 1 yang berlangsung malam hari. Pasalnya, iklan rokok baru boleh tayang di televisi di atas jam 22.00.

Isu iklan rokok ini pertama kali diungkap Anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan, Rhenald Kasali. Dia menduga ada kepentingan iklan rokok di balik laga sepak nasional digelar malam hari.

Pernyataan Rheinald langsung dibantah Harsiwi. Menurutnya, selama Liga 1 dipegang SCM dan Indosiar tidak pernah ada sponsor rokok yang mensponsori tayangan.

"Kemarin katanya ada mengakomodasi iklan rokok. Saya katakan sekali lagi. Liga 1 sejak kami siarkan mulai 2018, tidak ada sponsor rokok sama sekali. Kalau sponsor rokok itu muncul di TV, pas siaran bola karena itu time signal. Iklan rokok tersebut tidak memilih program. Jadi bisa program apa saja yang tayang di jam tersebut, yang penting tayang di atas 21.30. Apakah itu program Liga Dangdut, Dangdut Academy, sinetron, itu tidak memilih program," ujar Harsiwi kepada wartawan.

Wewenang LIB

Harsiwi juga menjelaskan lebih detail soal jadwal Liga 1 termasuk kick-off malam hari. Menurutnya, semua itu wewenang PT Liga Indonesia Baru selaku operator Liga 1.

"Jam pertandingan itu sudah ditentukan, pertama-tama disusun draft oleh LIB selama setahun, kemudian dishare ke kami, kemudian kami diskusikan dan sepakati bersama-sama dengan memperhatikan berbagai aspek. Kemudian jadwal setahun itu akan menjadi acuan," tutur Harsiwi.

"Tetapi dalam perjalanannya akan ada dinamika. Dinamika itu pasti akan ada perubahan-perubahan, yang kemudian perubahan-perubahan itu oleh LIB akan dikonsultasikan ke broadcaster."

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Setelah itu akan kita carikan solusi-solusi yang terbaik dan setelah itu TV akan menentukan apakah itu akan ditayangkan atau tidak. Kalau kami selalu ada solusi apakah satu tayang di tv, satu live streaming di Vidio. Jadi selama ini sudah ada sekitar 20 perubahan dan itu baik-baik saja, semuanya dengan solusi yang baik dengan LIB," tegas Harsiwi.

Halaman
Show All
Thomas, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan