Head to Head MU Vs Liverpool FC: Siapa Lebih Dominan di Liga Inggris?

Manchester United atau MU kembali akan berhadapan dengan Liverpool FC pada lanjutan Liga Inggris 2022/2023, Selasa (23/8/2022).

Diterbitkan 22 Agustus 2022, 14:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Manchester United atau MU kembali akan berhadapan dengan musuh bebuyutannya, Liverpool FC pada pekan ketiga Liga Inggris 2022/2023. Rivalitas kedua tim yang sudah berlangsung sangat lama membuat duel ini tidak hanya sekadar perebutan poin belaka.

Pertarungan digelar di Old Trafford, Selasa (23/8/2022), kick off 02.00 WIB. Laga seru ini juga bisa disaksikan melalui tayangan langsung via live streaming di Vidio.

Michael Owen, pemain yang pernah memperkuat MU dan Liverpool dalam kunjungannya ke Indonesia mengatakan, tidak ada yang bisa menandingi popularitas duel ini.

Menurut Owen, basis suporter kedua klub yang sangat besar membuat pertemuan Setan Merah dan The Reds merupakan pertandingan yang paling banyak ditonton di seluruh dunia.

"Jika Anda melihat pertandingan antara Arsenal, Chelsea, dan Manchester City yang kian populer, mereka memang tim bagus, tapi saya berpikir pertandingan mereka tidak akan bisa menandingi laga Liverpool dan MU dalam hal popularitas di seluruh dunia," kata Owen dalam jumpa pers di SCTV Tower, Senayan, Jakarta, Sabtu (20/8/2022).

Owen sendiri sengaja didatangkan oleh Vidio untuk memeriahkan duel ini. Rencananya, mantan striker timnas Inggris itu bakal jadi komentator saat kedua tim bertarung. (Ikuti berita lengkapnya di sini).

 

Sejarah Panjang Rivalitas

Rivalitas MU dan Liverpool sendiri memiliki sejarah yang panjang. Dikutip dari berbagai sumber, perseteruan kedua tim dari kota yang berdekatan itu tidak melulu terkait penampilan di lapangan hijau.

Sengitnya rivalitas antarklub juga ikut dibumbui oleh sejarah perekonomian dan industri dari dua kota yang berada di sebelah barat laut Inggris tersebut. Lokasinya yang berdekatan dengan laut membuat Manchester dan Liverpool dikenal sebagai kota pelabuhan sukses pada era revolusi Industri.

Liverpool sebenarnya lebih dulu memiliki pelabuhan. Sementara Manchester lebih mengedepankan industri tekstil dan transportasi darat, khususnya kereta api.

Masalah mulai muncul ketika pemerintah kota Manchester membangun kanal. Langkah ini membuat Manchester lambat laun mulai menggeser pamor Liverpool. Imbas pembangunan kanal di Manchester, kapal yang berlabuh di Liverpool terus berkurang hingga menyebabkan gelombang pengangguran. Inilah yang kemudian disebut-sebut sebagai pemicu kebencian warga Liverpool terhadap Manchester.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Perseteruan kemudian berlanjut ke lapangan hijau. Kebetulan, kedua kota sama-sama punya klub besar. * BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan