Liputan6.com, Jakarta Setelah Prancis, Australia, dan Denmark, Timnas Tunisia adalah kontestan terakhir di Grup D Piala Dunia 2022 Qatar.
Tunisia memulai perjalanannya di kualifikasi Piala Dunia 2022 dari ronde kedua alias langsung bertarung di fase grup.
Mereka tergabung di Grup B bersama Guinea Khatulistiwa, Zambia, serta Mauritania.
Tunisia berhasil lolos ke tahap ketiga setelah memuncaki klasemen dengan torehan 13 poin dari 6 pertandingan.
Youssef Msakni dan kawan-kawan lolos ke Piala Dunia 2022 setelah menyingkirkan Mali pada playoff babak ketiga kualifikasi zona Afrika.
Meski bermain imbang tanpa gol di leg kedua, hasil tersebut sudah cukup untuk Tunisia melaju ke Qatar dengan agregat 1-0 setelah pada leg pertama mampu mengalahkan Mali dengan skor 1-0 melalui gol bunuh diri Moussa Sissako.
Tunisia memiliki bekal penting untuk mentas di Piala Dunia 2022 setelah meraih gelar juara Piala Kirin 2022 yang diikuti oleh Chile, Ghana da tuan rumah Jepang.
Di partai final, Tunisia meraih kemenangan mengesankan 3-0 atas Jepang. Kemenangan ini menjadi modal untuk pemain yang akan bersaing lolos di fase grup D bersama juara bertahan Prancis, Denmark dan Australia di Qatar akhir tahun ini.
"Tujuan kami adalah untuk mencapai Piala Dunia, tetapi sekarang kami telah mencapai itu, kami ingin mencapai babak sistem gugur untuk pertama kalinya, itulah tujuan kami,” kata pelatih Tunisa, Jalel Kadri, dilansir English.Alaraby.
"Kami melawan Prancis, Denmark, dan Australia di grup dan itu akan sangat sulit, tetapi kami ingin mewujudkan impian kami dan lolos ke babak sistem gugur dalam enam keempatan di Piala Dunia," lanjut pelatih berusia 50 tahun itu.
Kiprah Tunisia di Piala Dunia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2253139/original/055076200_1529346683-AP18169662649424.jpg)
Tunisia bukanlah tim langanan Piala Dunia. Mereka baru memulai debutnya di ajang paling bergengsi ini pada edisi 1978 di Argentina. Namun, penampilan mereka langsung terhenti di fase grup.
Tunisia kemudian gagal lolos pada empat edisi Piala Dunia selanjutnya yakini 1982, 1986, 1990, 1994. Mereka baru kembali lagi tampil pada Piala Dunia 1998 di Prancis. Namun, mereka kembali gagal lolos dari fase grup setelah hanya meraih satu kali imbang.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333755/original/044629400_1787806099-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-27T114556.196.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5363386/original/057280200_1758937866-ricuh_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333114/original/023127400_1787732360-cek_fakta_sekolah_kedinasan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333293/original/079260900_1787741088-Add_a_heading.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2254292/original/015173000_1529476578-unik-pemain-timnas-tunisia-lantunkan-al-b049fd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543975/original/079501300_1775041828-Iran_vs_Nigeria_dan_Bolivia-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298208/original/016321900_1784152342-063_2286277957.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5308673/original/064337100_1754551857-THOMAS_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312462/original/075432400_1785494670-email-attachment_2026_07_31_ariefhakim-at-klyid_prabowo-subianto-sebut-semua-negara-gagal-karena-elitnya-ribut_1000393889.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5482291/original/069866400_1769170838-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5221927/original/048236500_1747377679-75th-FIFA-Congress.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4007081/original/085437700_1650961647-20220426-PPATK-Ivan-Yustiavandana-10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509553/original/085740900_1771730511-gianni.jpg)