Jelang Kejuaraan FIBA Asia 2022, Derrick Michael Ungkap Peran Penting Marques Bolden di Timnas Basket Indonesia

Pemain basket asal Indonesia, Derrick Michael menjelaskan bahwa pemain naturalisasi, Marques Bolden mempunyai peran penting terhadap permainan timnas basket Indonesia di Piala FIBA Asia Cup 2022.

Diterbitkan 06 Juli 2022, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Pesannya sih sederhana, mereka harus menang sebab kalo tidak menang kita tidak bermain di Piala Dunia. Masa kita hanya jadi penyelenggara, kan menyedihkan,” kata Zainudin.

Menurutnya, seharusnya Timnas Basket Indonesia bisa bersaing dengan tim-tim lainnya di Asia. Pasalnya dalam laga uji coba yang dilakoni oleh Andakara Prastawa dkk di Australia mereka mampu mengantongi tujuh kemenangan dari 10 gim yang telah dimainkan.

Uji coba ini sekaligus membuat mental para pemain terbentuk untuk menghadapi pemain-pemain dengan postur yang besar di FIBA Asia Cup 2022 mendatang.

“Tentu kesiapan kita akan berujung kepada kesuksesan, pertama sukses penyelenggaraan, sukses yang kedua adalah sukses prestasi tim nasional kita, artinya timnas harus bisa lolos ke Piala Dunia FIBA,” katanya menambahkan.

Indonesia vs Yordania

Yordania menjadi lawan terakhir Indonesia di babak kualifikasi FIBA World Cup 2023. Dalam laga ini, Indonesia mengawali laga dengan sangat baik. Layup Yudha Saputera ditambah dua tembakan tiga angka dari Derrick Michael dan Agassi Goentara membuat Indonesia langsung unggul jauh 8-0.

Yordania terpaksa mengambil time out. Usai time out Yordania mengamuk dan bisa menyamakan skor menjadi 8-8. Indonesia kembali menjauh lewat drive menawan Agassi dan 3 pts Derrick. Kuarter pertama ditutup dengan keunggulan 18-17 untuk Indonesia. 

Memasuki kuarter dua permainan Indonesia merosot drastis. Tembakan tiga angka, layup hingga jump shot tak menemui sasaran. Disisi lain Yordania justru tampil cemerlang.

Yordania berbalik meninggalkan Indonesia setelah melesakkan 13 angka beruntun. Indonesia baru bisa memecah kebuntuan saat kuarter dua tersisa lima menit 19 detik lewat tembakan tiga angka Brandon Jawato. 

Namun setelah itu Indonesia kembali loyo. Yordania terus menambah angka. Indonesia baru bisa mencetak lima angka lagi di akhir kuarter dua. Jawato menutup paruh pertama lewat buzzer beater 2 poin. Indonesia tertinggal 26-37 saat jeda paruh pertama. 

Permainan Indonesia membaik di kuarter empat. Beberapa tembakan tiga mulai menemui sasaran dari Yudha dan Juan Laurent Kokodiputra. Namun skor sudah terlalu jauh. Yordania terus mengamankan keunggulan dan menutup laga dengan 77-52.

Penulis: Jesslyn Koesman

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan