Sukses

MU Gigit Jari, Barcelona Mendadak Tak Ingin Lepas Frenkie de Jong

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United (MU) kembali mendapat kabar buruk dalam bursa transfer musim panas tahun ini. Pemain incaran Frenkie de Jong punya peluang untuk bertahan di Barcelona.

Seperti diketahui, De Jong merupakan target incaran utama Erik ten Hag di jendela transfer. Eks pelatih Ajax Amsterdam ingin memboyong sang gelandang untuk menambah kekuatan di lini tengah skuadnya jelang kompetisi musim depan.

Setan Merah berupaya maksimal demi menuntaskan transfer De Jong dari Barcelona. Klub yang finis di peringkat enam klasemen akhir Liga Inggris 2021/2022 itu mencoba memanfaatkan krisis finansial Blaugrana untuk membajak pemain internasional Belanda.

Laporan pada akhir Juni lalu mengeklaim MU nyaris mencapai kesepakatan senilai 68 juta poundsterling (sekitar Rp1,2 triliun) dengan raksasa Catalan. Negosiasi antara kedua belah pihak berjalan positif, sehingga De Jong diprediksi bisa hijrah ke MU dalam waktu dekat.

Namun, pemberitaan Metro pada Minggu (3/7/2022) justru menyatakan hal sebaliknya. Presiden Barcelona Joan Laporta kini diklaim bersikeras mempertahankan bintang berusia 25 tahun itu, terlepas dari situasi keuangan yang tengah dialami klubnya.

Laporta tak menampik bahwa De Jong memang menjadi ketertarikan minat sejumlah klub, termasuk Manchester United. Kendati demikian, ia menegaskan pihaknya belum ingin berpisah dengan eks pemain Ajax Amsterdam.

“Ada klub yang menginginkannya, bukan hanya Manchester United. Kami tidak berniat menjualnya. Dia (Frenke de Jong) ingin bertahan (di Barcelona),” ujar Laporta pada Sabtu lalu, seperti dilansir dari Metro.

“Frenkie dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia. Kami senang memilikinya. Saya akan melakukan segala hal yang saya bisa, sehingga Frenkie bertahan di sini,” sambung Laporta pada kesempatan yang sama.

2 dari 4 halaman

Pemotongan Gaji

Frenkie de Jong memang sempat mengutarakan keinginannya untuk tetap berkarier di Camp Nou. Sang penggawa Timnas Belanda menyebut Barcelona merupakan klub impiannya sejak kecil. Ia pun yakin dirinya bisa sukses bersama raksasa Catalan.

“Saya lebih memilih tinggal di Barcelona. Barcelona adalah klub impian saya, bahkan sejak kecil. Saya sudah mengatakannya. Saya tidak akan pernah menyesali keputusan saya, meski saya berharap bisa mendapat lebih banyak penghargaan dari yang saya raih saat ini,” ujarnya kepada ESPN, seperti dikutip dari Metro.

Barcelona harus melakukan sejumlah penyesuaian demi mempertahankan Frenkie de Jong di Camp Nou. Laporan Marca menyebut sang pemain harus rela menerima pemotongan gaji besar, jika dirinya masih ingin mengenakan seragam Blaugrana.

Joan Laporta pun mengakui bahwa ada permasalahan gaji Frenkie de Jong yang masih harus diselesaikan. Pihak klub akan kembali terbuka pada potensi penjualan sang pemain apabila ia menolak bayarannya dipangkas.

3 dari 4 halaman

Bernasib Sama

Ousmane Dembele juga bernasib sama dengan Frenkie de Jong. Pemain asal Prancis itu harus menerima pemotongan gaji besar-besaran jika ingin mendapat kesempatan kedua di Barcelona.

Kontrak Dembele dengan sang raksasa Catalan sejatinya sudah berakhir sejak 30 Juni 2022. Eks penggawa Rennes itu pun kini berstatus sebagai free agent. Kendati demikian, Blaugrana masih membuka peluang bagi Dembele untuk kembali merumput di Camp Nou.

Laporan menyebut sang pemain bisa lanjut berkarier dengan Barcelona asalkan ia mau gajinya dipotong hingga 40 persen dari bayarannya saat ini.

Menurut Sport, Dembele memang merupakan salah satu penggawa Barca dengan bayaran tertinggi. Oleh karena itu, pihak klub berupaya menyesuaikan gaji sang pemain dengan kondisi keuangan mereka.

4 dari 4 halaman

Raphinha

Selain mengurusi masalah De Jong dan Dembele, Barcelona saat ini juga dikaitkan dengan Raphinha. Pemain Leeds United itu ingin hengkang dari Elland Road. Ia digadang-gadang tertarik bergabung dengan Blaugrana.

Raphinha sejatinya sudah sangat dekat dengan kepindahan ke Chelsea. Klub besutan Thomas Tuchel itu dikabarkan mulai bergerak menyepakati biaya transfer senilai 60 juta poundsterling dengan The Peacocks.

Akan tetapi, hasrat Raphinha untuk merumput di Camp Nou lebih besar. Laporan ESPN mengeklaim sang pemain rela bertahan di Elland Road untuk menunggu situasi keuangan Barcelona membaik di jendela transfer musim dingin.

Menurut 90min, Barcelona sudah setuju memenuhi permintaan dari kubu Raphinha. Sang raksasa Catalan juga telah meyakinkan sang pemain dan agennya, agar tidak langsung menerima tawaran dari Chelsea.