Sukses

Ajax Batasi Kuota Pembelian untuk MU, Erik Ten Hag Harus Memilih

Liputan6.com, Jakarta Ambisi Manchester United dalam mengumpulkan amunisi  yang dibutuhkan Erik Ten Hag, tidak berjalan mulus. Penolakan demi penolakan menghantui perburuan MU pada bursa transfer musim panas ini.

Setelah Darwin Nunoz diserobot Liverpool dan Jurrien Timber memilih bertahan di Ajax Amsterdam, MU juga terancam kehilangan satu dari dua buruan lainnya, Antony atau Lisandro Martinez. Menurut laporan Daily Mirror seperti dilansir dari Metro.co.uk, Ajax tidak bersedia melepas keduanya sekaligus.

Artinya, MU harus memilih satu di antara mereka. Ini tentu menjadi keputusan sulit mengingat Erik Ten Hag yang dibebani target mengembalikan kejayaan MU sangat membutuhkan tenaga mereka berdua. 

Ten Hag membutuhkan tenaga Martinez di Old Trafford untuk memperkuat barisan pertahanan MU. Arsenal juga tertarik kepada Martinez dan bersedia menebusnya dengan harga 30 juta euro. 

Antony yang beroperasi di sayap kiri menjadi pilihan yang juga sayang untuk dilepaskan MU.

Ten Hag seperti diketahui sangat menyukai karakter Antony yang terus berkembang sejak didatangkan Ajax dari Sao Paolo pada 2020 lalu. Dan demi mendapatkan pemain asal Brasil itu, manajemen Setan Merah kabarnya sudah menyiapkan tawaran sebesar 40 juta euo atau setara dengan Rp624 Miliar. 

Antony sebenarnya bukan taget yang sulit bagi MU. Sebab, pemain berusia 22 tahun itu sangat mengidolakan Ten Hag. Antony saat menyampaikan ucapan perpisahan kepada Ten Hag sempat menyatakan siap membantu pelatih asal Belanda itu kapan saja dia membutuhkannya. 

MU kabarnya telah mengirim utusan ke Belanda untuk menuntaskan negosiasi ini. Hanya saja, belum ada keterangan resmi yang bisa disampaikan MU mengenai perburuan tersebut hinggas saat ini. 

2 dari 4 halaman

Kekuatan Ajax Tergerus

Beban Erik Ten Hag sebagai pelatih baru MU memang tidak mudah. Pria asal Belanda itu diharapkan mampu mengembalikan keajayaan Setan Merah yang terus terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. 

Tidak ingin kehadirannya sia-sia, Ten Hag pun berniat merombak habis skuad MU. Pemain-pemain yang tidak masuk dalam skema bermainnya bakal ditendang. Ten Hag juga berusaha mencari tambahan amunisi untuk mengganti pemain yang sudah habis kontrak seperti Paul Pogba dan Edinson Cavani.

Ten Hag berniat mengumpulkan kembali mantan-mantan pemain yang pernah ditangani sebelumnya. Hanya saja Ajax juga tidak ingin terburu-buru memenuhi keinginan mantan pelatihnya itu. Apalagi beberapa pilar mereka berniat pindah pada bursa transfer musim panas ini. Gelandang Ryan Gravenberch seperti diketahui bakal bergabung dengan Bayern Munich dan Sebastien Haller segera bergabung dengan Borussia Dortmund yang bersedia menebusnya dengan harga 30 juta poundsterling.

 

 

3 dari 4 halaman

MU Jual Pemain

Sementara itu, MU kabarnya akan menjual striker Anthony Martial dan bek tengah Eric Bailly pada bursa transfer musim panas 2022. Kedua pemain ini sudah tidak mendapatkan tempat di skuad MU.

Selain itu, masa depan Martial dan Bailly di MU juga diyakini tidak pasti. Karena, kontrak kedua pemain bakal berakhir pada Juni 2024.

Anthony Martial kembali ke Old Trafford usai masa pinjaman yang mengecewakan di Sevilla pada paruh kedua musim lalu. Dia hanya mencetak satu gol dalam 12 penampilan di semua kompetisi.

Satu laporan mengklaim Setan Merah berharap Martial bertahan musim panas ini. Tetapi, The Sun menyatakan skuad racikan Erik ten Hag siap menerima tawaran 20 juta pound untuk pemain Prancis itu, jumlah itu hanya setengah dari yang dibayarkan MU untuk mengontraknya dari Monaco pada 2015.

(Berita selengkapnya bisa Anda saksikan melalui tautan ini)

4 dari 4 halaman

Kejar Frenkie De Jong

MU sebenarnya telah menyiapkan dana dalam perburuan pemain musim panas ini. Setan Merah bahkan punya cukup uang untuk memboyong gelandang Barcelona, Frenkie De Jong ke Old Trafford.

Hal ini terungkap dalam diskusi yang dilakukan CEO MU Richard Arnold dengan suporter di salah satu pub belum lama ini. Hanya saja, dalam perbincangan itu Arnold mengaku ada kendala lain yang membuat mereka sulit mendapatkan tanda tangan pemain asal Belanda tersebut. 

"Sebagai klub, kami melakukan segala yang mungkin untuk menyelesaikan kesepakatan," kata Arnold kepada sekelompok pemrotes anti-Glazer di sebuah pub Cheshire, baru-baru ini, seperti dikutip Sportsmole. "Saya sudah berhari-hari mencoba menyelesaikannya, uangnya ada tetapi ada hal-hal yang menghalangi kami yang tidak bisa saya katakan." (Berita selengkapnya klik di sini).