Jadi Lokasi Perhelatan MotoGP Indonesia 2022, Simak 4 Fakta Menarik soal Sirkuit Mandalika!

Simak sejumlah fakta menarik terkait Sirkuit Mandalika jelang MotoGP Indonesia 2022 melalui artikel berikut ini!

Diterbitkan 12 Maret 2022, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Lapisan kedua merupakan Asphalt Concrete, yang diharuskan memiliki ketebalan dan rigiditas cukup, sehingga dapat mengurangi tegangan akibat beban lalu lintas yang diteruskan ke lapisan di bawahnya.

Sementara itu, lapisan ketiga adalah base course, yakni lapisan aspal bawah yang berfungsi untuk memperkuat struktur lintasan utama. Lapisan ini dibuat dengan menggunakan batuan dari Lombok Utara, Lombok Timur, dan Palu.

3. Saingi Sirkuit Sepang

Seperti yang telah diketahui, aspal lintasan Sirkuit Mandalika menggunakan Stone Mastic Asphalt (SMA). Aspal jenis ini merupakan salah satu yang terbaik di dunia, sehingga kualitasnya bisa menyaingi Sirkuit Sepang, Malaysia.

Pada 2021 lalu, Direktur Konstruksi dan Pengembangan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Dwianto Eko Winaryo sempat memaparkan, tak semua sirkuit di dunia menggunakan aspal jenis SMA. Pasalnya, produk tersebut baru keluar sekitar tahun 2015.

"Ini tipe aspal yang memiliki daya penetrasi tinggi atau Penetration Grade (PG) 82. PG 82 ini baru keluar (pada) 2014-2015, sehingga tidak semua sirkuit di dunia menggunakan aspal ini," ujarnya, seperti dilansir dari Liputan6.com. 

4. Meraih Tiga Rekor Muri

Masih terkait dengan aspal, Sirkuit Mandalika sukses meraih tiga rekor MURI. Ketiga rekor tersebut adalah pengaspalan menggunakan teknologi Building Information Modelling (BIM) dengan volume terbanyak, pembangunan sirkuit pertama dengan standar Federation Internationale de Motorcyclisme (FIM), dan lintasan sirkuit tercepat.

Infografis

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan