Bola Ganjil: Salah Diagnosis? Tetap Bersinar Meski Gagal Lolos Tes Medis

Gagal tes medis membuat impian pesepak bola pindah klub dan memperbaiki nasib buyar. Namun, ada sejumlah nama yang tetap bersinar meski tidak lolos.

Diterbitkan 01 Maret 2022, 00:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Main 500 Laga Lebih usai Gagal Tes Medis

Gagal tes medis sudah terjadi jauh sebelumnya. Pada November 1971, Leeds United berniat merekrut Asa Hartford dari West Bromwich Albion.

Kesepakatan urung terjadi karena Hartford punya jantung bermasalah. Spekulasi pun bermunculan terkait masa depannya. Nyatanya Hartford terus bermain hingga melebihi 500 pertandingan usai peristiwa tersebut selama 20 tahun.

Dia memenangkan Piala Liga Inggris bersama Norwich City dan juga sempat memperkuat Timnas Skotlandia di 50 partai.

 

Darah Tinggi

Frank Worthington masuk radar Liverpool usai cemerlang di Huddersfield Town pada 1972. Namun, The Reds menemukan sang pemain punya darah tinggi. Mereka pun menyarankannya berlibur di Mallorca.

Sayang Worthington tetap tidak bisa bersantai. Dia kembali ke Inggris dengan kondisi tidak berubah. Dia akhirnya urung ke Anfield.

Worthington lalu pergi ke Leicester City dan menjadi legenda klub. Dia juga memperkuat belasan klub dan membela Inggris di level internasional. Worthington baru gantung sepatu pada 1992, dua dekade setelah tes medis gagal tersebut.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan