Mengenal Olahraga Atletik: Pengertian, Sejarah dan Jenisnya Lengkap

Simak pengertian, sejarah, dan cabang-cabang olahraga atletik yang perlu diketahui

Diterbitkan 02 November 2021, 07:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Hal ini dibuktikan dengan dibentuknya Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) yang didirikan pada 3 September 1950 di Semarang. PASI didirikan guna mewadahi para atlet yang sudah terbentuk sebelum kemerdekaan Indonesia.

Cabang Olahraga Atletik Jalan

Jalan Cepat

Pada cabang ini, jalan cepat menjadi satu-satunya nomor yang dipertandingkan. Jalan cepat memiliki lintasan bertanding di atas jalan raya dengan jarak maksimal yang dilombakan mencapai 50 km.

Di ajang olimpiade musim panas, awalnya cabang olahraga jalan cepat hanya berjarak 10 km pada tahun 1912. Namun, seiring berjalannya waktu, panjang lintasan mulai ditambah hingga 20 km pada 1956 dan bertambah hingga 50 km pada 1980 di olimpiade yang digelar di Moskow.

Kini, pada olimpiade musim panas, kategori yang populer untuk dipertandingkan adalah jalan cepat 20 km dan 50 km untuk kategori putera, serta 10 km untuk kategori puteri.

Selain itu, peraturan dalam pertandingan jalan cepat adalah para atlet tidak diperbolehkan untuk melakukan lompatan atau langkah melayang. Sehingga, para atlet wajib untuk menempatkan satu kakinya untuk selalu menyentuh tanah tanpa terputus.

Cabang Olahraga Atletik Lari

Lari menjadi cabang atletik yang paling populer dari masa ke masa. Lari menekankan pada kekuatan, kecepatan, dan ketahanan tubuh. Secara umum, cabang olahraga atletik lari terbagi menjadi lima nomor, yakni:

Lari Jarak Pendek

Lari jarak pendek menjadi salah satu nomor yang paling ketat dalam pertandingan. Bagaimana tidak, dengan jarak lari yang cukup dekat, para atlet harus memiliki ketahanan fisik prima guna menjadi yang tercepat. Adapun jarak yang dipertandingkan pada nomor ini mulai dari 100 m, 200 m, dan 400 m.

Lari Jarak Menengah

Lari jarak menengah memiliki panjang lintasan mulai dari 800 m hingga 1.500 m. Dengan jarak yang cukup jauh, para atlet harus pintar memikirkan strategi terbaiknya, kapan harus berlari cepat dan kapan harus mengendurkan kekuatan agar menjaga stamina tubuh.

Lari Jarak Jauh

Lari jarak jauh atau akrab dikenal maraton merupakan nomor lari yang paling menguras tenaga. Para atlet harus berlari dengan jarak mulai dari 3.000 m, 5.000 m dan 10.000 m. Sehingga, persiapan fisik dan mental harus benar-benar maksimal agar dapat mengeluarkan segenap kemampuan yang dimiliki.

Lari Gawang

Lari gawang adalah perlombaan lari di atas lintasan yang memiliki rintangan. Biasanya tinggi rintangan pada nomor ini mulai dari 110 m untuk putera, 100 m untuk puteri, dan 400 m bagi putera atau puteri.

Lari Estafet

Lari estafet merupakan nomor lari yang paling berbeda dengan sebelumnya. Pada nomor ini, para atlet harus bekerja sama secara beregu untuk memenangkan pertandingan. Umumnya, lari estafet memiliki dua nomor pertandingan, yakni 4 x 100 m dan 4 x 400 m.

Cabang Olahraga Atletik Lempar

Selain bertumpu pada kaki, cabang olahraga atletik juga bertumpu pada kekuatan tangan. Salah satunya seperti pada cabang atletik melempar yang terdiri dari empat nomor pertandingan. Untuk mengukur sejauh apa lemparan para atlet, panitia penyelenggara menyematkan alat pendeteksi jarak guna mengukur radius lemparan yang dilakukan.

Lempar Cakram

Lempar cakram adalah perlombaan melempar cakram yang dilempar sejauh-jauhnya guna mendapatkan poin maksimal. Meski terlihat mudah, nyatanya melempar cakram butuh tenaga yang tidak sedikit. Sebab, cakram terbuat dari sebuah kayu berbentuk piring yang dikelilingi sabuk berbahan besi.

Lempar Lembing

Mirip seperti melempar cakram, lempar lembing juga mengandalkan kekuatan tangan agar dapat melempar sejauh mungkin. Bedanya, lempar lembing membutuhkan kuda-kuda yang kuat agar lembing yang dilemparkan dapat terlontar jauh. Alat yang digunakan dalam nomor ini pun sedikit unik, lantaran para atlet melempar sebilah lembing yang mirip dengan tombak.

Lontar Martil

Lontar martil adalah nomor dalam cabang atletik melempar yang cukup sulit untuk dilakoni. Pasalnya, para atlet harus melempar sebuah martil berbentuk bulat dengan berat mencapai 4 kg untuk puteri dan 7 kg untuk putera. Alhasil, kekuatan tangan menjadi senjata utama untuk memenangkan perlombaan ini.

Tolak Peluru

Tolak peluru merupakan nomor olahraga di cabang atletik yang sedikit berbeda. Apabila tiga nomor lainnya para atlet berusaha untuk melempar sekuat tenaga, dalam tolak peluru para atlet harus berusaha sekeras mungkin menolak bola yang terbuat dari besi sejauh-jauhnya.

Cabang Olahraga Atletik Lompat

Cabang olahraga atletik melompat sangat mengandalkan jangkauan kaki dan hempasan kala melakukan lompatan. Semakin jauh lompatan yang dihasilkan, maka semaki leluasa pula para atlet untuk mengatur pendaratan sejauh-jauhnya. Selain itu, faktor kelenturan tubuh dan titik terkuat untuk berpijak menjadi kunci utama dalam cabang olahraga ini.

Lompat Jauh

Lompat jauh adalah nomor cabang atletik melompat yang mengandalkan kecepatan serta titik lompatan sejauh mungkin. Para atlet harus memiliki timing yang tepat kala melompat di titik yang disediakan dan melayang selama mungkin agar lompatan yang dihasilkan dapat maksimal.

Lompat Galah

Lompat galah merupakan cabang atletik yang mengutamakan kekuatan tangan, kelenturan tubuh, dan kecepatan kaki untuk melewati pembatas mistar. Lompat galah menggunakan sebilah kayu yang menjulang tinggi guna membantu atlet melakukan lompatan terbaiknya.

Lompat Tinggi

Lompat tinggi menjadi salah satu cabang atletik yang cukup sulit untuk dilakukan. Sebab, para atlet harus mengandalkan kekuatan kakinya untuk melewati pembatas mistar tanpa bantuan apapun. Pada nomor ini, gaya gunting menjadi salah satu andalan para atlet untuk melewati pembatas.

Lompat Jangkit

Lompat jangkit hampir mirip dengan lompat jauh. Para atlet sama-sama dituntut untuk melakukan sebuah lompatan yang mengandalkan kecepatan dan kekuatan. Namun, yang membedakan lompat jangkit dengan lompat jauh adalah para atlet harus melakukan gerakan yang dikenal dengan nama hop-step-jump atau melompat dengan tumpuan sebanyak tiga kali.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Dzaky Nurcahyo, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan