Sukses

Gagal di Olimpiade Tokyo 2020, Ahsan/Hendra Belum Mau Pensiun demi Piala Thomas

Liputan6.com, Tokyo - Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan harus pulang dengan tangan hampa dari Olimpiade Tokyo 2020. Ganda putra Indonesia itu takluk dari pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik 21-17, 17-21, 14-21 dalam laga 52 menit di Musashino Forest Sport Plaza, Sabtu (31/7/2021).

Ahsan/Hendra mengaku kecewa dengan kekalahan ini. Namun mereka segera menatap Piala Thomas dan Uber.

Ahsan/Hendra belum mau menggantung raket. "Untuk saat ini tentu saja kami akan terus bermain. Kami menantikan untuk tampil di Paial Thomas dan Uber," ujar Hendra seperti dilansir situs resmi BWF.

"Selama kami masih bisa bermain, kami akan bermain," kata Ahsan.

Ahsan/Hendra tergolong nama senior di sektor ganda putra. Ahsan sudah berusia 33 tahun, sedangkan Hendra 36 tahun.

Berbagai gelar juara telah diraih keduanya. Ahsan antara lain tercatat mengoleksi tiga gelar juara dunia, sedangkan Hendra, empat.

Bagi Ahsan, medali Olimpiade sejatinya menjadi gelar yang belum ia raih. Sementara untuk Hendra, ia pernah memetik medali emas ketika berpasangan dengan almarhum Markis Kido di Beijing 2008.

 

Saksikan Video Olimpiade di Bawah Ini

2 dari 3 halaman

Meminta Maaf

Tak heran, Ahsan mengaku kecewa dengan hasil di Olimpiade Tokyo 2020. Ia meminta maaf karena gagal mempersembahkan medali.

"Saya ingin meminta maaf kepada rakyat Indonesia karena tidak membawa pulang medali. Tetapi kami telah mencoba yang terbaik," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Paceklik 13 Tahun

Kegagalan Ahsan/Hendra memperpanjang paceklik medali emas Indonesia di sektor ganda putra. Terakhir kali Indonesia meraih emas adalah di Beijing 2008.

Selain Ahsan/Hendra, Indonesia mengirim Kevin Sanjaya / Marcus Gideon di ganda putra. Sayang, mereka juga kalah di perempat final.