Kemenpora Bantu Kembangkan Pariwisata Olahraga

Pariwisata olahraga dinilai akan memiliki prospek bagus usai pandemi virus corona Covid-19.

Diperbarui 09 Juli 2021, 16:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Berdasarkan data UNWTO (United Nations World Tourism Organization), wisata olahraga merupakan sektor pariwisata yang mengalami peningkatan secara signifikan. "Di Indonesia, pertumbuhannya bisa mencapai Rp19 triliun pada 2024. Ayo ambil peluang di sektor pariwisata berbasis olahraga," ujarnya.

Destinasi

Di masa pandemi covid, banyak wisatawan yang memilih skala kecil dan aktivitas outdoor yang didorong dengan meningkatkan wisatawan yang peduli akan kesehatan, kebersihan, dan keselamatan," katanya.

Menurutnya, keterkaitan destinasi wisata dengan olahraga ini sangat erat. pihaknya memiliki lima destinasi super prioritas yang di arahakan oleh Presiden Joko Widodo sebagai pengembangan sport tourism. Yaitu, Danau Toba, Candi Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang. 

Masing-masing memiliki event olahraganya tersendiri. Seperti di Danau Toba ada sepeda dan marathon. Lalu di Candi Borobudur ada seperti panahan dan nantinya juga akan dibuat Quadrathlon yang mencakup empat cabang seperti berkuda, lari, renang dan memanah.

Sandiaga menuturkan, setiap destinasi harusnya mencoba untuk menambah kearifan lokal. Karenanya, dia mengingatkan para pemuda bisa menemukan dan mencari apa saja kearifan lokal di tempat asalnya yang menjari pembeda. "Harus ada pengalaman otentik dan unik untuk menarik wisatawan. Kita bukan hanya bisa menonton tapi berpartisipasi," ucapnya.

Selain itu, penerapan protokol kesehatan yang ketat sebagai keharusan dan keniscayaan supaya bisa menakan laju pandemi Covid-19. "Kami sudah terbitkan panduan penyelenggaraan kegiatan mulai dari olahraga dan kepemudaan lain yang mengacu pada standar kami," katanya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan