Sukses

5 Pemain yang Berpotensi Berharga Mahal setelah Euro 2020

Liputan6.com, Jakarta - Euro 2020 adalah salah satu turnamen terbesar di dunia. Kompetisi di benua biru ini juga tahap di mana sejarah dibuat dan pahlawan baru lahir.

Piala Eropa menawarkan kesempatan bagi pemain muda dan veteran untuk menjadi perhatian. Tidak hanya itu, ini juga peluang bagi mereka meningkatkan nilainya untuk musim yang akan datang.

Sorotan secara alami akan jatuh kepada bintang-bintang mapan. Sementara siapa yang akan muncul dan mencuri perhatian selama Euro 2020 sulit untuk diprediksi.

Tetapi, melihat Piala Eropa di edisi-edisi sebelumnya, muncul beberapa individu yang kurang dikenal justru tampil gemilang. Sebut saja Andre Arshavin dari Rusia pada Euro 2008.

Kemudian ada Joah Moutinho dari Portugal di Euro 2012. Kemudian pemain Portugal lainnya Renato Sanches pada Euro 2016.

Berikut 5 pemain yang berpotensi menghasilkan banyak uang setelah Euro 2020 seperti dikutip dari Sportskeeda.

 

2 dari 8 halaman

5. Domenico Berardi - Italia

Domenico Berardi telah menjadi salah satu pemain terpenting Sassuolo. Klub tersebut telah dibawanya meraih posisi kedelapan berturut-turut di Liga Italia Serie A dalam dua musim terakhir.

Berardi mencetak 17 gol dan memberikan delapan assist dalam 30 penampilan untuk Sassuolo di Serie A musim 2020-21. Pemain berusia 26 tahun itu sebelumnya sudah menggebrak Serie A musim 2013-14 dan 2014-15. Tapi, penurunan performa telah membuat namanya dihapus di banyak kalangan.

Namun, Berardi sepertinya telah menghidupkan kembali kariernya. Penampilan dengan Italia di Euro 2020 sangat dinamis dan membantu skuat racikan Roberto Mancini. Dia terlibat dalam gol ketiga pada laga pertama melawan Turki.

Berardi menunjukkan performa impresif lainnya dalam kemenangan 3-0 Italia atas Swiss. Umpan luar biasa Berardi di sisi kanan dan umpan balik membuat Locatelli menncetak gol di pertandingan itu.

Tim Italia penuh dengan pemain berbakat dan Euro 2020 bisa menjadi turnamen di mana Berardi dapat mendapatkan pujian yang pantas dia dapatkan.

 

3 dari 8 halaman

4. Denzel Dumfries - Belanda

Bek kanan PSV Eindhoven Denzel Dumfries telah membuat kesan di Euro 2020. Dia memainkan peran utama dalam kemenangan 3-2 Belanda atas Ukraina pada pertandingan pertama di kompetisi tersebut. Dumfries memulai sebagai bek sayap kanan. Pemain berusia 25 tahun tersebut menjadi perhatian lewat beberapa serangan luar biasanya ke sepertiga akhir lapangan.

Lari dan umpan silang dari Dumfries membuka jalan bagi gol pertama Belanda di malam itu. Dia juga berperan dalam gol kedua sebelum mencetak gol kemenangan pada menit ke-85 untuk pasukan Frank De Boer dengan sundulan yang indah.

Dumfries tidak hanya membuat kehadirannya dikenal di kedua sisi lapangan, tapi juga menunjukkan kemampuan menyerangnya yang menonjol. Dia membuat membuat bek sayap lawan sibuk.

Dia telah dikaitkan dengan Bayern Munchen dan jika dia mempertahankan performanya selama sisa Euro, PSV Eindhoven akan dengan senang hati memicu perang penawaran untuknya.

 

4 dari 8 halaman

3. Patrik Schick - Republik Ceko

Patrik Schick telah menjadi salah satu bintang dari fase pembukaan Euro 2020. Dia mencetak dua gol saat Republik Ceko mengalahkan Skotlandia 2-0.

Gol keduanya dari jarak 49,7 yard, membawa Schick memecahkan rekor gol terjauh di Euro. Bahkan, gol tersebut bisa menjadi yang terbaik di turnamen ini.

Laga melawan Skotlandia bisa dibilang momen penebusan Schick di level individu. Striker berusia 25 tahun itu sebelumnya diusir keluar lapangan saat Republik ceko dikalahkan Wales lantaran memukul wajah Tyler Roberts kurang dari tiga bulan lalu.

Schick memiliki reputasi sebagai pencetak gol hebat dan menikmati musim yang baik bersama Bayer Leverkusen. Dia mencetak 13 gol dan memberikan dua assist dari 36 penampilan di semua kompetisi. Dia telah mencetak 13 gol dalam 27 penampilan untuk Republik Ceko. Dengan cara dia memulai, kita bisa melihat bintang baru dibuat di Euro 2020.

 

 

5 dari 8 halaman

2. Kalvin Phillips - Inggris

Kalvin Phillips menjalani musim yang bagus bersama Leeds United. Dia adalah salah satu gelandang bertahan terbaik Liga Inggris musim 2020-21.

Phillips merupakan salah satu pemain Leeds United yang paling berkembang di bawah Marcelo Bielsa. Tetapi dengan Inggris di Euro 2020, pemain berusia 25 tahun ini tampaknya memainkan peran berbeda dengan yang biasa dilakukan di Leeds.

Dia tidak lagi hanya seorang sweeper. Tapi, juga seorang gelandang box-to-box sibuk yang kemampuan kreatifnya dipertunjukkan melawan Kroasia. Dari semua pemain Inggris saat melawan Kroasia, Phillips adalah satu-satunya yang menerima pujian.

Karena itu, Leeds akan putus asa untuk mempertahankan Phillips jika dia mampu mempertahankan performanya. Banyak klub yang akan mengantre dengan cek gemuk.

 

6 dari 8 halaman

1. Manuel Locatelli - Italia

Italia menang 3-0 atas Turki dan Swiss pada dua laga pembuka Euro 2020. Dan Manuel Locatelli adalah pemain yang menonjol di kedua laga tersebut.

Gelandang Sassuolo menjadi pilihan utama di pertandingan pertama melawan Turki. Dia memperbaiki performanya dengan mencetak dua gol ke gawang Swiss secara komprehensif.

Pemain berusia 23 tahun ini tak hanya berkembang sebagai playmaker, tapi juga bisa bermain di mana saja di lini tengah. Dia sangat baik dengan bola di kakinya dan memiliki visi yang luar biasa.

Locatelli juga tak kenal lelah saat kehilangan bola. Dia memiliki kesadaran spasial dan kecerdasan yang memungkinkan untuk menghentikan permainan secara konsisten.

Locatelli telah dikaitkan dengan Juventus dan Arsenal. Dia adalah salah satu pemain yang hampir pasti akan mendapatkan uang besar di akhir Euro 2020.

7 dari 8 halaman

Infografis

8 dari 8 halaman

Saksikan Video Euro 2020 di Bawah Ini