Liputan6.com, Jakarta - Ciri penipuan digital drama China (Dracin) menarik dikulik seiring dengan imbauan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan terbaru. Modus ini terungkap setelah Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) menghentikan kegiatan usaha YUDIA yang diduga melakukan penipuan dengan memanfaatkan tren drama China. Hal itu sebagaimana melansir dari unggahan resmi OJK di Instagram sejak Kamis (28/5/2026), di mana Satgas PASTI menghentikan kegiatan lima entitas yang diduga melakukan penipuan dan investasi ilegal, yakni CANTVR, YUDIA, Appeninc, VID, dan Sensenowai.
“Modus yang digunakan pun makin beragam, mulai dari alokasi IPO fiktif, copy trading kripto palsu, tugas menonton iklan hingga drama Cina dengan iming-iming cuan harian dan bonus tambahan,” tulis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di instagramnya.
“Sebagian besar entitas ini mewajibkan anggota melakukan deposit dana dan merekrut anggota baru (Member get Member) untuk mendapatkan pendapatan harian dan bonus tambahan," imbuhnya.
Advertisement
Simak berbagai ciri penipuan drama China (China) dan berbagai fakta menarik yang diungkap OJK sebagaimana dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber.
Lonjakan Laporan dan Data Penindakan OJK
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
Tingginya laporan masyarakat menjadi indikator serius akan maraknya penipuan digital, termasuk yang berkedok drama China. Data OJK menunjukkan, setidaknya sejak 1 Januari hingga 20 Mei 2026, regulator menerima 17.105 pengaduan terkait entitas ilegal. Dari jumlah tersebut, sebanyak 14.380 pengaduan berkaitan dengan pinjaman online ilegal, 2.601 pengaduan terkait investasi ilegal, dan 124 pengaduan mengenai gadai ilegal.
Sementara itu, data Satgas PASTI mencatat sejak 2017 hingga 31 Mei 2026 terdapat 14.966 entitas ilegal yang telah dihentikan kegiatannya. Jumlah terbesar berasal dari pinjaman online ilegal sebanyak 12.824 entitas, disusul investasi ilegal sebanyak 1.890 entitas, dan gadai ilegal sebanyak 251 entitas. Hingga pertengahan Mei 2026, Satgas PASTI telah menghentikan operasional 951 pinjaman online ilegal, delapan penawaran investasi ilegal, serta satu aktivitas keuangan ilegal lainnya.
“Sebagai tindak lanjut, Satgas PASTI telah menghentikan kegiatan dan memblokir akses aplikasi/URL terkait serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk proses penindakan sesuai ketentuan," tulis OJK di instagramnya pada Kamis (28/5/2026).
Advertisement
Apa Ciri Penipuan Digital Drama China?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5214987/original/009866800_1746786301-Bermain_HP_di_kasur.jpg)
Melansir instagram resmi @polisi_sumsel, berikut beberapa ciri penipuan digital drama China (dracin):
1. Tawaran Keuntungan Mudah dan Cepat
Salah satu ciri penipuan digital drama China yang paling menonjol adalah tawaran keuntungan mudah dari aktivitas menonton. Platform-platform ilegal ini menjanjikan pendapatan harian dan bonus tambahan hanya dengan menyelesaikan tugas harian menonton film.
Selain itu, korban juga diiming-imingi keuntungan tambahan melalui tawaran pembelian hak cipta drama China. Tawaran semacam ini sering kali dibungkus dengan narasi bisnis hiburan yang terlihat meyakinkan, padahal merupakan skema fiktif.
2. Skema Deposit dan Hak Cipta Fiktif
Dalam praktiknya, pengguna diminta menyetor dana deposit terlebih dahulu untuk bisa berpartisipasi dalam skema penipuan ini. Setelah melakukan setoran awal, korban akan memperoleh tugas harian berupa menonton film drama China.
Kemudian, korban juga ditawari untuk membeli hak cipta film drama China dengan janji keuntungan tambahan yang tidak masuk akal. Skema ini sengaja dirancang untuk menarik perhatian penggemar dracin yang mencari penghasilan tambahan.
3. Dana Tidak Bisa Ditarik(Tertahan)Dana Tertahan
Saat saldo terlihat banyak dan ingin ditarik (withdraw), pelaku akan beralasan ada kendala dan justru meminta Anda mentransfer biaya tambahan (pajak/admin). Ujung-ujungnya, uang Anda ludes dan pelaku menghilang!
4. Menggunakan Grup Chat dengan Testimoni Palsu
5. Mengaku Bekerja Sama dengan Platform Besar
Tidak sedikit pula platform yang menggunakan nama perusahaan asing agar terlihat meyakinkan di mata calon korban. Untuk menghindari modus-modus penipuan yang berpotensi merugikan, pastikan Anda hanya menonton drama/film/series di platform-platform legal seperti Netflix, VIU, Vidio, Prime Video, WeTV, Iqiyi, hingga Disney Hotstar.
6. Mendesak Korban Segera Melakukan Pembayaran
Modus Penipuan yang Terus Berkembang, Masyarakat Diimbau Melakukan Kewaspadaan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
Untuk melindungi diri dari ciri penipuan digital drama China yang terus berkembang, masyarakat perlu mengambil langkah-langkah pencegahan. Berikut beberapa rekomendasinya:
- Pertama, selalu verifikasi legalitas platform atau aplikasi yang menawarkan keuntungan tersebu.
- Kedua, jangan pernah mentransfer uang untuk mendapatkan pekerjaan
- Ketiga, jangan mudah percaya dengan tawaran penghasilan instan
- Keempat, tingkatkan pemahaman tentang berbagai modus penipuan digital agar tidak mudah menjadi korban.
- Kelima, waspadai grup chat yang penuh testimoni berlebihan
- Keenam, segera hentikan komunikasi jika diminta deposit.
- Kelima, laporkan aktivitas mencurigakan kepada OJK atau Satgas PASTI jika menemukan platform atau tawaran yang meragukan. Bagi masyarakat yang menemukan indikasi penipuan digital, siapapun dapat melaporkannya melalui situs sipasti.ojk.go.id, Kontak OJK 157, WhatsApp 081157157157, maupun surat elektronik [konsumen@ojk.go.id]. Korban penipuan transaksi keuangan juga dapat melapor melalui IASC di iasc.ojk.go.id untuk membantu proses pemblokiran rekening pelaku secara cepat.
Pertanyaan Seputar Ciri Penipuan Digital Drama China
1. Apa modus utama penipuan digital drama China?
Modus utama penipuan digital drama China adalah menawarkan tugas harian menonton film dan pembelian hak cipta drama China dengan janji pendapatan harian serta bonus tambahan, yang seringkali mengharuskan deposit dana di awal.
2. Entitas apa yang dihentikan oleh Satgas PASTI terkait modus ini?
Satgas PASTI telah menghentikan kegiatan lima entitas yang diduga melakukan penipuan dan investasi ilegal, yaitu CANTVR, YUDIA, Appeninc, VID, dan Sensenowai.
3. Berapa banyak pengaduan terkait entitas ilegal yang diterima OJK hingga Mei 2026?
Sejak 1 Januari hingga 20 Mei 2026, OJK menerima total 17.105 pengaduan terkait entitas ilegal.
4. Apa saja ciri-ciri penipuan digital drama China yang disebutkan?
Ciri-ciri penipuan digital drama China meliputi permintaan setoran dana deposit di awal, penawaran tugas menonton film, dan tawaran pembelian hak cipta film dengan janji keuntungan tidak wajar.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481724/original/069742900_1769143528-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-23T110013.385.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7503211/original/044195200_1780275516-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-01T075745.914.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3812572/original/018805300_1777805800-eede.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322814/original/049629900_1782191907-1847028687893594592.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812256/original/019737900_1776314232-pexels-beyzaa-yurtkuran-279977530-17071110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322381/original/046006400_1782191324-063_2282870144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258680/original/053706900_1781401116-Folarin_Balogun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8317670/original/089667300_1782185621-AP26174019661970.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260107/original/053673600_1781571207-Preskon_Prancis-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5455280/original/047575700_1766643618-000_88YV4YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8315631/original/085066700_1782183105-AP26173665939735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312895/original/060240200_1782180154-000_B7XU3W8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303531/original/058987900_1782168483-AP26173793551298-Mbappe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263816/original/098807000_1782015847-Penyitaan_aset_oleh_OJK-21_Juni_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3985851/original/076163300_1649154109-20220405-Bank-Dunia-Ekonomi-Indonesia-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1043411/original/005540900_1446622303-20151104-OJK-AY-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5757467/original/005489200_1778659932-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Pasar_Modal__Keuangan_Derivatif_dan_Bursa_Karbon_OJK__Hasan_Fawzi-13_Mei_2026c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6914550/original/031520100_1779685050-Ketua_Dewan_Komisioner_Otoritas_Jasa_Keuangan__OJK___Friderica_Widyasari_Dewi-25_Mei_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7756179/original/042965400_1780565139-Pelaksana_Tugas__Pjs__Direktur_Utama_BEI_Jeffrey_Hendrik-4_Juni_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262395/original/045411300_1781785420-IMG_1505.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262394/original/004466000_1781785365-Screenshot_2026-06-18_191747.jpg)