Persembahan Heriberto
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3229916/original/080300300_1599374325-bola_ganjil_h.jpg)
Tentu Heriberto butuh waktu untuk mengubah permainan Juventus menjadi lebih solid. Salah satu bentuk transisi adalah transfer pemain kreatif Omar Sivori ke Napoli. Heriberto tidak membutuhkan pemain yang terlalu individualistis.
Pada akhirnya Juventus jauh tertinggal di belakang Inter Milan di musim debut Heriberto. Inter Milan juga berhasil memenangkan Piala Champions. Namun, Heriberto sukses mengalahkan I Nerazzurri pada final Coppa Italia. Capaian tersebut sangat krusial karena menggagalkan ambisi Helenio menjadi treble winners.
Pengaruh Heriberto makin terlihat di musim kedua. Juventus memangkas defisit di belakang Inter Milan pada Liga Italia.
Sampai akhirnya Heriberto mengalahkan Helenio pada 1966/1967. Dalam persaingan dramatis hingga laga terakhir, kedua tim hanya dipisahkan satu angka dengan Inter Milan memimpin. Juventus lalu menaklukkan Lazio 2-0, dengan Inter Milan tumbang 0-1 dari Mantova.
Juventus pun menyalip dan menjadi juara, meski baru menduduki puncak klasemen di pekan pamungkas. Menambah penderitaan Helenio, Inter Milan dikalahkan Glasgow Celtic pada final Piala Champions sehingga urung mencetak hattrick.
Â
Gagal Pertahankan Gelar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3183851/original/026301900_1595121964-200719_BOLA_GANJIL_2_300x-100.jpg)
Di titik ini, banyak yang percaya karier Heriberto akan menanjak dengan Helenio menuju arah sebaliknya. Namun, Juventus gagal mempertahankan gelar dan menyerahkan takhta ke AC Milan. Mereka juga urung bicara banyak di Eropa karena disingkirkan Benfica di semifinal Piala Champions.
Menyadari kekurangan di lini depan, manajemen Juventus kemudian belanja besar pada musim panas 1968. Mereka mendatangkan striker tajam asal Jerman Barat Helmut Haller dan talenta muda dari Mantova, Pietro Anastasi.
Kehadiran keduanya membantu Juventus tancap gas di awal musim. Namun, petualangan mereka mendadak berantakan usai laga kandang melawan AS Roma yang kini ditangani Helenio.
Juventus di ambang kemenangan setelah unggul 2-0 di babak pertama. Tapi Roma tidak menyerah. Tim tamu memperkecil kedudukan jelang selesainya laga sebelum menyamakan kedudukan lewat penalti kontroversial.
Kerusuhan pun meledak selepas pertandingan. Suporter Juventus masuk lapangan, salah satunya menodongkan senjata api ke pemain Roma. Fans lain menerobos bus dan memukul Helenio.
Juventus dijatuhi denda besar menyusul insiden ini. AS Roma juga ditetapkan sebagai pemenang, sebelum keputusan itu dibatalkan usai banding. Sayang tambahan satu angka tersebut tidak cukup untuk mengembalikan momentum Juventus yang mesti rela melihat Fiorentina merebut gelar.
Â
Ke Inter Milan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1054770/original/086206300_1539601356-035217700_1447467756-sepak-bola.jpg)
Perselisihan akibat transfer membuat asosiasi Heriberto dengan Juventus berakhir musim panas 1969. Dia tidak perlu menunggu waktu lama menunggu pekerjaan. Inter Milan memberinya kontrak dan menugaskannya mengembalikan kebesaran klub.
Pendekatan serupa dengan Helenio membantunya diterima skuat. Namun, kinerja keseluruhan Inter Milan tetap mengecewakan.
Meski menduduki posisi dua klasemen akhir, mereka gagal mendekati Cagliari pada persaingan juara. Padahal manajemen sudah memecahkan rekor transfer lewat pembelian Roberto Boninsegna.
Hubungan Heriberto dan manajemen lalu memburuk. Terlebih setelah I Nerazzurri hanya satu strip di atas dasar klasemen pada lima laga awal 1970/1971. Heriberto pun dipecat.
Â
Â
Dilupakan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1374720/original/080406200_1476522065-15102016_siaran_langsung.jpg)
Heriberto kemudian berpetualang bersama Sampdoria dan Atalanta, sebelum kembali berkarier di Spanyol. Dia pensiun pada 1982, satu tahun setelah Helenio. Keduanya kemudian menyepi, Heriberto pulang ke Asuncion dengan Helenio menetap di Venesia.
Heriberto meninggal dunia pada Juli 1996. Helenio menyusul setahun berselang, tepatnya November 1997. Warisan Helenio menjadi legenda di sepak bola. Sementara kenangan terhadap Heriberto, musuh terbesarnya di seberang bangku cadangan, justru semakin pudar.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8820855/original/024125800_1782912081-gedung_ditjen_pajak-1_Juli_2026.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3183850/original/032527500_1595121283-200719_BOLA_GANJIL_300x-100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3446785/original/061710600_1620036403-Logo_inter_milan_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1315946/original/086417600_1471000601-Juventus-Logos.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1371479/original/090972500_1476248523-logo-serie-a-tim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1329315/original/059941400_1472201778-663_-serie_a-primary-2010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421515/original/040699900_1763930046-inter_ac_milan_Marcus_Thuram_Luka_Modric.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5438513/original/012204700_1765313319-AP25343739332598.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4950343/original/027276500_1727026801-000_36GX6G3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4678397/original/031494700_1701988820-Skor_Tottenham_vs_West_Ham_di_Liga_Inggris-AP__4_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260119/original/041773800_1781573132-amorim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5396926/original/087704700_1761795844-Inter_Milan_s_Petar_Sucic_celebrates_with_his_teammates_Alessandro_Bastoni__right_and_Federico_Dimarco.jpg)