Bola Ganjil: Musibah Kamar Mandi Kedua Benfica dalam Hitungan Pekan

Simak cerita musibah lain yang menimpa Benfica secara beruntun pada pertengahan 1967/1968.

Diterbitkan 25 November 2020, 00:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pada titik itu Silva sudah berbagai cobaan. Selain cedera, dia kehilangan dua putranya dalam waktu berdekatan karena polio.

Pada 1966/1967, Silva sudah menghabiskan empat tahun di Lisbon tapi jarang masuk tim utama. Jumlah penampilannya di akhir musim hanya sekali yang mencapai dua dijit.

Tur ke Chile sebenarnya memberinya kesempatan untuk bermain lebih banyak, meningkatkan kebugaran, dan mencoba menarik perhatian pelatih agar jadi starter.

Pensiun Dini

Beruntung Silva segera ditemukan dua rekannya, Antonio Fernandes 'Yauca' dan Morreu Camolas, tidak lama setelah terjatuh di kamar mandi. Langsung dibawa ke rumah sakit, dia beberapa hari koma sebelum sadarkan diri.

Ditemani pelatih Fernando Riera, dia kemudian menetap di Santiago selama sebulan hingga kondisinya benar-benar baik. Sementara skuat Benfica pulang terlebih dahulu.

Namun, ketika dirinya kembali ke Lisbon, semua yang menyambut bisa melihat karier sepak bola Silva sudah berakhir. Silva kesulitan bicara dan berjalan. Dia juga kehilangan penglihatan di mata kanan.

Pada era ketika klub sepak bola kerap bertindak brutal dengan membuang pemain yang sudah tidak lagi berguna, Benfica coba bersikap sebaik mungkin untuk Silva. Mereka menggelar laga testimonial melawan Vitoria. Benfica juga tetap menggaji Silva dengan memasukkannya ke dalam struktur administrasi klub.

Tanpa Selebrasi

Tidak ada perayaan ketika Benfica mengamankan gelar juara Portugal 1966/1967. Mereka kehilangan dua pemain hanya dalam hitungan pekan.

Dalam sepak bola, pemain sering terkena cedera di usia keemasan sehingga karier terhambat. Namun, setidaknya mereka masih memiliki kesempatan membangun kembali begitu pulih.

Nasib Fernandes dan Silva tidak seberuntung itu. Keduanya bahkan kehilangan lebih dari sekedar sepak bola. Fernandes tewas dengan Silva menghabiskan sisa hidup dalam kondisi sakit.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan