Dilansir dari Medical News Today, Sebuah studi yang diterbitkan dalam Clinical Microbiology & Infection menunjukkan bahwa minyak Eucalyptus memiliki efek antibakteri pada bakteri patogen di saluran pernapasan bagian atas. Ini termasuk Haemophilus influenzae, bakteri yang bertanggung jawab untuk berbagai infeksi, dan beberapa jenis streptococcus.
Manfaat lain Eucalyptus Â
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3170554/original/041827200_1593937229-Kementan_kalung_corona.jpg)
Bantu atasi pilek dan masalah pernapasan
Eucalyptus sudah lama digunakn untuk membantu mengatasi pilek. Produk yang mengandung Eucalyptus dapat membantu meringankan batuk, mengeluarkan lendir, dan melancarkan pernapasan. Uap minyak Eucalyptus juga bisa bertindak sebagai dekongestan ketika dihirup.
Anti nyamuk
Eucalyptus adalah pengusir serangga dan insektisida yang efektif. Menggunakan minyak Eucalyptus di kulit dapat membantu mencegah gigitan nyamuk. Amerika Serikat bahkan secara resmi mendaftarkan minyak Eucalyptus sebagai insektisida dan mitisida, karena mampu membunuh tungau dan kutu.
Bantu hilangkan rasa sakit
Ekstrak Eucalyptus dapat bertindak sebagai pereda nyeri. Penelitian menunjukkan bahwa minyak ini memiliki sifat analgesik. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Physical Medicine and Rehabilitation, Eucalyptus topikal menghasilkan respons fisiologis yang signifikan yang mungkin bermanfaat untuk menghilangkan rasa sakit akibat keseleo, radang sendi, memar, dan sakit punggung.
Merangsang sistem kekebalan tubuh
Dilansir dari Medical News Today, berdasarkan temuan yang dipublikasikan dalam BMC Immunology, minyak Eucalyptus apat merangsang respons sistem kekebalan tubuh. Secara khusus, para peneliti menemukan bahwa minyak Eucalyptus dapat meningkatkan respon fagositik sistem kekebalan terhadap patogen dalam model tikus. Fagositosis adalah proses di mana sistem kekebalan tubuh mengkonsumsi dan menghancurkan partikel asing. Â
Efektifkah Eucalyptus untuk COVID-19? Â
Pada ulasan Balitbangtan mengenai Eucalyptus yang dipublikasikan pada 11 Mei 2020 memaparkan,senyawa 1,8-cineole yang juga disebut eucalyptol memiliki aktivitas anti virus, anti inflamasi, dan anti mikroba. Senyawa tersebut merupakan komponen utama dari minyak atsiri yang ditemukan dalam daun eucalyptus.
Melalui uji molecular docking, dilakukan uji in vitro di laboratorium Biosafety Level 3 (BSL-3). Hasilnya menunjukkan, Eucalyptus sp. bisa membunuh 80 – 100 persen beberapa virus. Virus ini di antaranya adalah virus influenza dan corona.
Namun, virus corona yang diteliti dalam efektivitas Eucalyptus ini merupakan virus corona jenis lain dan bukan merupakan jenis virus corona baru COVID-19. Penelitian tersebut belum menggunakan virus Sars-CoV-2, penyebab COVID-19. Efektivitas Eucalyptus untuk COVID-19 masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Ini membuat eucalyptus belum bisa disebut sebagai obat antivirus Covid-19.
(Anugerah Sendari)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3170481/original/065641400_1593930024-Foto_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/403148/original/069059700_1450241274-edu.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560764/original/057361200_1782508647-000_B8GJ8DG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8560483/original/094482200_1782508278-000_B8GH2KY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264052/original/051981800_1782069590-Spain_s_Lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260720/original/014464000_1781645481-HK9wcDqXAAAOMgO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258188/original/054428500_1781325475-AP26164102653511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)