6 Fakta Bakteri Listeria, Infeksi yang Bisa Dibawa Jamur Enoki

Apa saja dampak, gejala, dan bagaimana mencegah bakteri listeria menjangkit manusia? Berikut ulasannya.

Diterbitkan 30 Juni 2020, 07:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Infeksi bakteri pada manusia salah satu penyebabnya dari makanan. Baru-baru ini, infeksi bakteri listeria dari jamur enoki menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Jamur enoki yang mengandung bakteri listeria ini berasal dari Korea Selatan.

Kementerian Kesehatan RI pun menarik dan memusnahkanjamur ini. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah adanya infeksi bakteri listeria yang telah mewabah di negara lain.

Pada Maret-April 2020 infeksi bakteri ini ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) di Amerika Serikat, Kanada, dan Australia.

Lalu seperti apa bahaya bakteri listeria pada manusia? Apa saja dampak, gejala dan bagaimana mencegah bakteri ini menjangkit manusia? Berikut ulasan mengenai penyakit infeksi bakteri listeria yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin(29/6/2020).

Mengenal bakteri listeria

Bakteri listeria atau Listeria monocytogenes merupakan bakteri yang bisa ditemukan di mana saja. Bakteri ini biasanya ditemukan pada tanah, air dan saluran pencernaan hewan.

Sayuran dapat terkontaminasi melalui tanah atau penggunaan pupuk kandang. Makanan siap saji juga dapat terkontaminasi selama pemrosesan dan bakteri dapat berkembang biak ke tingkat berbahaya.

Menurut Medical News Today, Listeria monocytogenes adalah salah satu patogen bawaan makanan yang paling ganas. Bakteri ini dapat berkembang tanpa oksigen dan bereproduksi pada suhu serendah 0 ° C.

Listeria telah ditemukan pada setidaknya 42 spesies hewan liar dan peliharaan, serta 17 spesies burung. Bakteri juga terisolasi dari tiram, ikan, krustasea, kutu, dan lalat.

Mengenal infeksi listeria

Listeria atau listeriosis merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogenes. Orang yang sehat sebenarnya lebih kecil kemungkinannya mengalami infeksi ini.

Namun, wanita hamil, lansia atau individu dengan sistem kekebalan yang lemah berisiko paling tinggi mengalami listeriosis parah. Infeksi ini biasa dibawa melalui kontaminasi makanan.

Dilansir dari Medical News Today, beberapa penelitian menunjukkan bahwa hingga 10 persen saluran pencernaan manusia mengandung L. monocytogenes. Bakteri ini biasanya memasuki inang melalui usus dan menginfeksi hati terlebih dahulu.

Di hati, bakteri berkembang biak hingga sistem kekebalan inang mengatasinya; pada tahap ini, sebagian besar infeksi berakhir. Namun, pada orang-orang yang berisiko, infeksi dapat berlanjut dan akhirnya pindah ke otak.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Infeksi listeria dapat menyebabkan demam, nyeri otot, dan, pada banyak orang, diare. Infeksi yang parah dapat menyebabkan sakit kepala, meningitis, kejang, dan kematian.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan