Sukses

Solskjaer: MU Kini Semakin Sulit Juara Liga Inggris

Liputan6.com, Manchester - Manchester United (MU) masih di posisi kelima klasemen Liga Inggris 2019-20. Klub berjuluk Setan Merah itu baru saja menyaksikan rival sengitnya, Liverpool, mengakhiri penantian 30 tahun untuk merebut gelar juara Liga Inggris, Jumat (26/6/2020).

MU mendominasi Liga Inggris selama 26 tahun di bawah asuhan manajer legendaris Sir Alex Ferguson. MU memenangkan 13 gelar Liga Inggris dan total 38 trofi di Old Trafford.

Namun, MU belum memenangkan Liga Inggris sejak Ferguson pensiun pada 2013. MU cuma memiliki gelar juara Piala FA dan Liga Europa serta Piala Liga (2017).

Manajer MU Ole Gunnar Solskjaer mengakui MU kini lebih sulit memenangkan gelar juara Liga Inggris. "Kita harus cukup jujur ​​untuk mengatakan itu lebih sulit sekarang," kata Solskjaer yang membantu MU juara Liga Inggris enam kali saat masih menjadi pemain seperti dikutip dari Sportskeeda.

"Kami selalu memiliki penantang, apakah itu Arsenal, Chelsea, Liverpool. Tetapi, sebagian besar waktu itu hanya salah satu dari mereka yang menantang kami."

"Finis ketiga tidak normal. Sekarang setidaknya ada empat, mungkin lima tim yang bisa memenangkan liga dan piala," ucap juru taktik MU asal Norwgia itu.

 

2 dari 3 halaman

Duet Pogba dan Fernandes

Solskjaer juga berbicara tentang duet Burno Fernandes dan Paul Pogba. Dua gelandang ini baru bermain bersama saat MU mengalahkan Sheffield United 3-0 di Liga Inggris, Rabu (24/6/2020) lalu.

"Saya yakin mereka bisa bermain bersama dengan baik, ya," ucapnya. "Mereka berdua bermain dengan baik dalam latihan dan dalam permainan yang mereka mainkan bersama itu menyenangkan."

"Akan ada rotasi dan akan ada waktu ketika Paul akan bermain dengan Bruno, kadang-kadang lebih dalam, kadang-kadang kita akan bermain dengan berlian. Ini menggembirakan untuk melihat mereka bersama," papar Solskjaer.

 

 

3 dari 3 halaman

Sulit Menentukan Pilihan

Pulihnya Pogba dari cedera membuat Solskjaer sulit menentukan pilihan. Sebab, di lini tengah masih ada Nemanja Matic, Scott McTominay, dan Fred.

"Sungguh menggembirakan melihat bagaimana Nemanja [Matic], Scott [McTominay] dan Fred mempersulit saya untuk mencegah mereka," ujarnya.

"Ini posisi yang bagus untuk menjadi pelatih dan Anda ingin memberi Paul kesempatan untuk mendapatkan 100 persen fit dengan latihan dan istirahat. Dia sudah lama keluar dan saya pikir itu mengatakan segalanya tentang bocah dengan kualitas karyanya," tandasnya.