Liverpool Dianggap Ikut Andil Sebarkan Virus Corona di Inggris

Liverpool sangat berpeluang menjuarai Liga Inggris musim ini.

Diterbitkan 27 Mei 2020, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Perdana menteri Boris Johnson juga masih menghadiri kejuaraan rugbi Six Nations yang mempertemukan Inggris melawan Wales pada 7 Maret 2020. Dia hadir bersama kekasihnya Carrie Symonds yang tengah hamil. Belakangan, Johnson sempat dinyatakan positif Covid-19.

Dan menurut Sekretaris Bidang Kebudayaan Inggris, Oliver Dowden, saat itu tidak ada alasan bagi pemerintah untuk melarang warga menghadiri acara atau melarang sebuah kegiatan berlangsung.

Professor Spector belakangan menilai langkah itu ternyata salah. Sebab menurut data yang mereka dapatkan, pemerintah terbilang terlambat dalam bertindak sehingga virus sempat menyebar luas.

"Menurutku seharusnya kegiatan olahraga seharusnya ditutup setidaknya sepekan sebelumnya karena mereka akan menyebabkan peningkatan penderitaan dan kematian yang seharusnya tidak terjadi."

Pemerintah Menolak Disalahkan

Pernyataan ini segera dibantah oleh pemerintah. Mereka menolak untuk disalahkan.

"Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi jumlah kasus di daerah tertentu, termasuk kepadatan populasi, usia, kesehatan umum, dan posisi suatu daerah pada kurva pandemi," bunyi pernyataan resmi pemerintah Inggris. 

Meski demikian, Edge Health, sebuah perusahaan yang menganalisis data untuk National Health Service Inggris, memperkirakan laga Liga Champions menyadi terkait dengan  41 kematian tambahan" di rumah sakit terdekat antara 25 dan 35 hari kemudian, dibandingkan dengan rumah sakit lainnya. 

 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan