Misteri Dentuman di Langit Bandung, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Beberapa hari berturut-turut sebelum Hari Raya Idul Fitri 2020 terdengar suara dentuman yang keras di langit Bandung.

Diperbarui 26 Mei 2020, 20:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Erma mengungkapkan spekulasi yang rasional adalah suara di langit Bandung tersebut, masih ada kaitannya dengan suara dentuman di wilayah Jabodetabek pada 11 April 2020 lalu yang terjadi bersamaan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau. Skyquake yang didengar oleh banyak warga di wilayah Bandung beberapa waktu lalu ucap Erma, bisa jadi berkaitan dengan penjalaran magma oleh gunung berapi di bawah laut atau aktivitas pembentukan gunung berapi baru di lantai Samudra Hindia di perairan selatan Jawa Barat atau Selat Sunda.

Bukan Akibat Aktivitas Gunung Berapi

BMKG dan PVMBG sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa suara tersebut bukan berasal dari aktivitas gempa, gunung berapi, atau gangguan yang terjadi pada cuaca atau atmosfer di sekitar Bandung.

Berkaitan dengan cuaca tutur Erma, hal ini dapat dibuktikan melalui Sadewa LAPAN, perubahan cuaca tiap jam di Bandung dan sekitarnya tidak menunjukkan indikasi pembentukan awan badai yang tiba-tiba dan ekstrem sehingga dapat menghasilkan bunyi gemuruh dari badai guruh atau petir.

Fenomena Bentuk Awan

"Meskipun demikian, pada pagi hari saat suara tersebut terjadi, terdapat banyak awan cumulus congestus yang mengalami pertumbuhan signifikan, yang pembentukannya beriringan dengan awan-awan tinggi cirrus dan cirro-cumulus. Keberadaan awan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas konvektif masih banyak terjadi di musim kemarau saat ini," ujar Erma.

Selain itu Erma menambahkan, kombinasi dari berbagai jenis awan rendah dan tinggi tersebut berpotensi menghasilkan fenomena bentuk awan-awan aneh sebagaimana yang marak terjadi belakangan ini.

(Arie Nugraha)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan