7 Pemain yang Dikritik Habis-habisan oleh Jose Mourinho, Bagaimana Respons Mereka?

Berikut ini tujuh contoh tujuh pemain yang pernah dikritik secara terbuka oleh Jose Mourinho, serta yang terjadi setelah itu.

Diterbitkan 27 Mei 2020, 04:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3. Pepe (Mei 2013)

"Pepe punya masalah. Dan namanya adalah Raphael Varane. Itulah keseluruhan ceritanya. Tak mudah bagi pria berusia 31 tahun yang punya banyak pengalaman dipecundangi oleh bocah berusia 19 tahun. Itu sangat sederhana. Masalahnya sangat simpel. Kehidupan Pepe telah berubah," kata Mourinho. 

Yang terjadi berikutnya: Petualangan Jose Mourinho di Real Madrid tak berakhir bahagia, dengan para pemain senior tak suka terhadap cara klub memperlakukan Iker Casillas serta mengkritik para pemain-pemainnya. Setelah melabeli musim 2012-2013 sebagai yang terburuk, Mourinho meninggalkan Santiago Bernabeu, kemudian kembali ke Chelsea. 

 

4. Eden Hazard (Mei 2014)

"Ketika komentar datang dari pemain seperti Eden Hazard itu normal. Dia tipe pemain yang tak mengorbankan diri untuk tim. Normalnya Anda dapat komentar seperti ini dari pemain seperti dirinya, dari pemain yang tak bisa menyelesaikan masalah seperti yang kami alami pada gol pertama," kata Mourinho. 

"Eden adalah jenis pemain yang tidak terlalu siap secara mental untuk melihat bek kirinya dan meninggalkan kehidupannya untuk sang pemain tersebut." 

Yang terjadi berikutnya: Musim pertama Mourinho saat kembali ke Chelsea mengecewakan, tapi diikuti dengan keberhasilan The Blues meraih titel, Hazard memenangi Pemain Terbaik Tahun itu. 

 

5. Luke Shaw (April 2017)

"Saya tak dapat membandingkan cara dia berlatih (dengan pemain lain di posisi yang ditempatinya), cara dia berkomitmen, fokus, dan ambisinya. Dia jauh di belakang," sergah Mourinho. 

Yang terjadi berikutnya: Itu bukan kali pertama atau yang terakhir Mourinho mengkritik Shaw saat di Manchester United, tapi mungkin itu yang terpedas. Memang ada peningkatan dari sang pemain, tapi tak pernah benar-benar berhasil. 

 

6. Paul Pogba (Sangat Sering)

Ya, mulai dari mana? Mourinho sangat sering mengkritik Paul Pogba selama di Manchester United dan hubungan mereka hampir selalu tak akur. Mourinho bahkan pernah mengklaim tak bahagia dengan keberadaan Pogba. Sebulan berikutnya, Mourinho mencopot ban kapten dari lengan Pogba. 

Yang terjadi selanjutnya: Mourinho gagal memunculkan performa terbaik Pogba dan kemudian kehilangan jabatannya di Manchester United pada Desember 2018. 

 

7. Tanguy Ndombele (Desember 2019)

"Saya tak bisa bilang dia cedera karena dalam lima menit kami mulai sesi latihan dan mungkin Anda pergi ke tribune dan Anda bisa melihatnya. Dia berlatih normal. Jadi, saya tak bisa bilang dia cedera. Saya hanya bisa bilang, kemarin dia bilang kepada saya kondisinya tak bagus untuk bermain," kata Mourinho. 

Yang terjadi setelahnya: Tiga hari berselang Mourinho memuji Ndomele tampil fenomenal ketika Tottenham Hotspur ditahan 2-2 Norwich City. Namun, setelah tiga hari kembali berlalu, Mourinho lagi-lagi melontarkan kritikan pedas. "Dia selalu cedera. Dia cedera, tidak cedera, dia bermain satu pertandingan. Selalu begini sejak awal musim," ujar Mourinho. Sejak itu Ndombele tak pernah dimainkan. 

Sumber: Planet Football

Disadur dari Bola.com (Yus Mei Sawitri)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yus Mei Sawitri, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan