Tak Cuma Bisnis, David Beckham Buktikan Diri Punya Kontribusi Besar Bagi PSG di Lapangan

Seringkali, David Beckham dimainkan pada menit-menit akhir. Mr. Posh, begitu ia dilabeli karena penampilannya yang sangat 'British', seakan cuma cameo di balik momen bersejarah PSG pada musim tersebut.

Pensiun di PSG

Jelang akhir musim 2012-2013, Beckham akhirnya memutuskan penisun. "Saya berterima kasih kepada PSG yang telah memberikan saya kesempatan untuk lanjut."

"Tapi, ini adalah waktu yang tepat untuk mengakhiri musim saya, bermain di level tertinggi sepak bola Eropa bersama PSG," ujarnya sambil berlinang air mata 18 Mei 2013 silam.

"Mengakhiri karier di depan penonton seperti ini, di antara pemain-pemain yang hebat, sungguh istimewa. Sejujurnya, saya tidak bisa berkonsentrasi, bahkan sejak 20 menit sebelum laga. Saya hanya bisa menahan emosi saya, sungguh sulit," ujarnya lagi.

Pada laga kontra Amiens, Beckham bermain sejak awal sebagai gelandang, ditemani Javier Pastore, Blaise Matuidi, dan Clément Chantôme. Sementara di lini depan ada duet Zlatan Ibrahimovic dan Kevin Gameiro.

Bekcham juga menjadi kapten dan turut memberikan assist kepada Matuidi yang berbuah gol. Ia sebenarnya bisa membuat gol untuk PSG, namun justru memberikan kesempatan itu kepada Ibrahimovic yang lantas membobol gawang Amiens lewat tendangan bebas.

Beckham digantikan pada menit 82 oleh Ezequiel Lavezzi. Tak pelak, seluruh penonton berdiri memberikan standing ovation. Air mata tak mampu dibendungnya. Beckham yang katanya cuma bersifat 'adevertising' saja di PSG, nyatanya memberikan kesan mendalam.

Sumber: Squawka

Disadur dari: Bola.com (penulis Gregah N, published 20/5/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gregah Nurikhsani, Adyaksa VidiTim Redaksi
Copy Link
Batalkan