Nasib 7 Pemain yang Tinggalkan Juventus karena Calciopoli

Siapa saja pemain yang pergi dari Juventus saat badai Calciopoli? Bagaimana jalan karier mereka di klub baru?

Diterbitkan 20 Mei 2020, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3. Gianluca Zambrotta  

Gabung: Barcelona

Apakah sukses? Tidak

Bercelona merupakan salah satu klub paling sukses di Eropa dalam satu dekade terakhir. Namun, Barca menjalani tahun-tahun tandus pada 2006-2008, yang kebetulan bertepatan dengan masa-masa Zambrotta di sana.

Satu-satunya trofi yang diraih Zambrotta bersama Barca hanyalah Supercopa de Espana. Dia memang selalu diandalkan jadi starter, tapi jelas tidak sesuai dengan ekspektasi.

 

4. Patrick Vieira  

Gabung: Inter Milan

Apakah sukses? Tidak

Sama seperti Ibra, Vieira pun memilih melanjutkan kariernya di Inter Milan, tapi jalur kariernya tidak selancar Ibra. Empat tahun di sana, Vieira lebih sering menghangatkan bangku cadangan.

Kedatangan Jose Mourinho memperburuk situasi, Vieira kian tersingkir. Pada akhirnya dia memutuskan hengkang ke Manchester City, bermain selama 18 bulan di bawah Roberto Mancini.

— Squawka Football (@Squawka) July 14, 2015

 

5. Adrian Mutu  

Gabung: Fiorentina

Apakah sukses? Ya

Meninggalkan Juventus ternyata merupakan salah satu keputusan terbaik Mutu. Dia menjalani tahun-tahun terbaiknya bersama Fiorentina, bahkan mungkin tidak banyak yang ingat Mutu pernah mengenakan kostum Juventus.

Bersama Fiorentina, Mutu mencatatkan 112 penampilan dan 54 gol dalam empat setengah musim.

 

6. Fabio Cannavaro  

Gabung: Real Madrid

Apakah sukses? Ya

Usai mengapteni Timnas Italia dalam langkah menjuarai Piala Dunia 2006, Cannavaro menghadapi tantangan baru dalam kariernya di luar negeri, masih di bawah Capello.

Bek senior ini tampil sangat baik pada dua musim pertamanya di Real Madrid. Dia meraih dua gelar La Liga, juga masuk dalam FIFPro World XI 2006 dan 2007.

 

7. Lilian Thuram  

Gabung: Barcelona

Apakah sukses? Tidak

Bek luar biasa pada puncak performanya, tapi Llian Thuram sudah berusia 34 tahun ketika memutuskan hengkang ke Barcelona. Jelas, dia kesulitan beradaptasi dengan gaya bermain khas Barca.

Sama seperti kasus Zambrotta, Thuram lebih sering dicadangkan selama membela Barca. Lalu di akhir musim 2007-2008 dia mengumumkan keputusan pensiunnya karena masalah kesehatan.

Sumber: Squawka

Disadur dari: Bola.net (Penulis Richard Andreas, published: 19/5/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yus Mei Sawitri, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan