5 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Jantung

Manfaat puasa untuk kesehatan jantung harus disertai dengan pola makan yang sehat.

Diterbitkan 05 Mei 2020, 03:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Mengontrol Berat Badan

Menurunkan Kadar Homosistein Darah

Homosistein merupakan salah satu asam amino yang terdapat dalam tubuh, dan peningkatan homosistein darah merupakan salah satu faktor risiko seseorang terkena penyakit jantung dan pembuluh darah. Walaupun tidak signifikan, namun terdapat penurunan kadar homosistein darah saat seseorang berpuasa.

Menghindari Tubuh Mengalami Resistensi Insulin

Manfaat puasa lainnya adalah membuat tubuh lebih bijak dalam menggunakan gula, sehingga ini bisa menghindari tubuh mengalami resistensi insulin yang berujung jadi diabetes melitus. Jika kondisi metabolisme gula terkontrol dengan baik, maka tubuh akan jauh dari risiko terjadinya penyakit jantung.

Selain itu, sebuah penelitian menunjukkan bahwa perubahan pola makan menjadi dua kali sehari selama bulan Ramadan dapat memperbaiki kondisi resistensi insulin pada penderita diabetes.

Mengontrol Berat Badan

Obesitas merupakan salah satu faktor risiko bagi banyak penyakit metabolik. Orang yang puasa cenderung dapat mengendalikan perilaku makannya, sehingga berat badan juga bisa terkontrol. Jika berat badan bisa terkontrol, maka kemungkinan terjadinya penyakit jantung pun semakin kecil.

Penurunan berat badan dan indeks massa tubuh bisa ditemukan dan bisa tidak ditemukan pada orang yang berpuasa, hal ini bisa disebabkan oleh asupan kalori yang tidak menurun secara signifikan selama puasa.

Tips Aman Berpuasa untuk Kesehatan Jantung

Walaupun manfaat puasa untuk kesehatan jantung sangatlah bagus, kamu harus memperhatikan pemilihan makanan untuk mendapatkan berbagai manfaat tersebut. Bahkan puasa ramadan aman untuk dilakukan bagi orang dengan penyakit jantung, asalkan penyakit yang dideritanya terkontrol dan tidak dalam kondisi akut.

Berikut tips aman berpuasa untuk kesehatan jantung:

Atur Porsi Makan

Makan secukupnya saja dan tidak melakukan “balas dendam” saat berbuka akan membantu meringankan faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Berapa banyak yang kamu makan sama pentingnya dengan apa yang kamu makan.

Gunakan piring atau mangkuk kecil untuk mengontrol porsi makan. Pastikan semua komponen dari kelompok makanan ada di atas piring dengan jumlah yang sesuai. Sayur memenuhi setengah piring. Sumber karbohidrat seperempatnya dan seperempat bagian lagi sisanya untuk lauk pauk. Jangan lupa juga menyertakan buah-buahan di setiap sahur maupun berbuka.

Perbanyak Sayur dan Buah

Sayur dan buah adalah sumber vitamin dan mineral yang sangat baik. Sayur dan buah juga rendah kalori dan kaya akan serat. Kandungan-kandungan tersebutlah yang membantu tubuh mencegah terjadinya penyakit jantung.

Makan lebih banyak sayur dan buah juga membuat kamu bisa mengurangi makanan yang berkalori tinggi. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan manfaat puasa untuk kesehatan jantung.

Pilih Sumber Protein yang Rendah Lemak

Gandum Utuh sebagai Sumber karbohidrat dan Serat

Gandum utuh atau biji-bijian yang utuh adalah sumber serat yang sangat baik yang berperan mengatur tekanan darah dan kesehatan jantung. Kamu bisa memilih tepung gandum utuh, roti gandum utuh, oat, nasi cokelat sebagai menu makanan saat sahur dan berbuka.

Kurangi Lemak Tidak Sehat

Mengurangi konsumsi lemak jenuh dan lemak trans saat berbuka dan sahur sangat penting untuk membantu mengurangi kolesterol di dalam tubuh. Tingginya kadar kolesterol bisa menimbulkan plak di pembuluh darah yang disebut atherosclerosis. Hal ini bisa meningkatkan risiko kamu mengalami penyakit jantung seperti serangan jantung, atau stroke.

Lebih baik memilih sumber lemak dari alpukat, kacang-kacangan dan biji-bijan, minyak zaitun, minyak canola.

Pilih Sumber Protein yang Rendah Lemak

Untuk mendapatkan manfaat puasa untuk kesehatan jantung, kamu juga bisa memilih sumber protein yang rendah lemak. Contohnya seperti daging tanpa kulit atau lemak, ikan, telur, kacang kedelai, tahu, tempe, susu skim atau rendah lemak.

Dengan memilih sumber protein yang rendah lemak ini, akan membantu tubuh kamu mengurangi asupan lemak dan kolesterol yang bisa menimbulkan penyakit jantung.

Disadur dari kanal Ramadan (Penulis Husnul Abdi, Editor Rizky Mandasari, published 5/5/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan