Perjalanan Karier Shin Tae-yong: Bakti kepada Mantan Klub, Piala Dunia, dan Timnas Indonesia

Pencapaian karier Shin Tae-yong sebagai pelatih terjadi pada 2018 ketika memimpin Timnas Korea Selatan bertanding di Piala Dunia.

Diterbitkan 29 April 2020, 17:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dalam delapan laga, Shin Tae-yong berhasil mempersembahkan empat kemenangan, sekali imbang, dan tiga kali kalah. Pada 18 Februari 2010, Seongnam FC akhirnya memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai pelatih tetap.

Namun, catatan yang dimiliki Shin Tae-yong tak terlalu istimewa. Dalam 111 laga memimpin Seongnam FC, Shin Tae-yong hanya mencatatkan 36,94 persen kemenangan atau 41 laga.

Meski demikian, Shin Tae-yong berhasil mempersembahkan gelar Liga Champions Asia untuk Seongnam FC pada 2010. Setahun kemudian, giliran Piala Korea yang diboyong Shin Tae-yong untuk Seongnam FC.

Pengabdian di Timnas Korea Selatan

Pada 18 Agustus 2014, Shin Tae-yong mendapatkan tawaran untuk menjadi pelatih sementara Timnas Korea Selatan. Ketika itu, posisi pelatih sedang lowong setelah ditinggalkan Hong Myung-Bo.

Namun, pada edisi pertama bersama Timnas Korea Selatan itu tak ada agenda internasional yang diikuti. Timnas Korea Selatan hanya bermain pada dua laga persahabatan bersama Shin Tae-yong dengan rincian sekali menang dan sekali imbang.

Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan akhirnya menunjuk Uli Stielike sebagai pelatih tetap Timnas Korea Selatan. Penunjukkan itu membuat Shin Tae-yong menganggur.

Pada 6 Februari 2015, Shin Tae-yong kembali dipercaya menukangi Timnas Korea Selatan. Namun, kali ini tugas datang untuk Timnas U-23, bukan senior. Ini menjadi titik kebangkitan karier Shin Tae-yong sebagai pelatih.

Shin Tae-yong berhasil membuat Timnas Korea Selatan U-23 menjadi tim tangguh. Dalam 17 laga yang dimainkan, Timnas Korea Selatan U-23 hanya kalah sekali dengan persentase kemenangan mencapai 64,71 persen.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (AFP/Saeed Khan)

Pencapaian terbaik Timnas Korea Selatan U-23 bersama Shin Tae-yong adalah peringkat kedua Piala AFC U-23 2016 dan peringkat kelima di Olimpiade Rio 2016. Shin Tae-yong kemudian dipercaya menukangi Timnas Korea Selatan senior pada 4 Juli 2017.

Ketika itu, Timnas Korea Selatan tengah dalam persiapan untuk tampil di Piala Dunia 2018. Pada babak kualifikasi, Timnas Korea Selatan finis di peringkat kedua Grup A dan berhak lolos ke Piala Dunia yang digelar di Rusia itu.

Namun, laju Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tak berlangsung panjang. Son Heung-min dkk. hanya mampu bermain sampai babak penyisihan grup meskipun sempat secara mengejutkan mengalahkan Jerman dengan skor 2-0. Namun, kemenangan itu tak cukup sehingga Korea Selatan finis di peringkat ketiga dengan raihan tiga poin hasil sekali menang dan dua kali kalah.

Shin Tae-yong akhirnya diberhentikan sebagai pelatih Korea Selatan pada 31 Juli 2018. Statistik mencatat, Shin Tae-yong hanya mampu mempersembahkan tujuh kemenangan dari 23 laga bersama Timnas Korea Selatan.

Petualangan Baru

Setelah itu, Shin Tae-yong sempat menganggur selama lebih dari satu tahun. Pada 28 Desember 2019, PSSI kemudian menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Penunjukkan tersebut membuat Shin Tae-yong menjadi pelatih Asia kedua yang menukangi Timnas Indonesia. Sebelumnya, PSSI pernah memberikan kepercayaan pada pelatih Singapura, Choo Seng Quee, untuk menukangi Timnas Indonesia pada 1950-an.

Shin Tae-yong mendapatkan kontrak jangka panjang, yakni selama 4 tahun. PSSI ingin Shin Tae-yong membenahi Timnas Indonesia agar bisa meraih prestasi.

Pelatih 51 tahun tersebut diberi tugas untuk memberikan gelar Piala AFF 2020 dan prestasi bersama Timnas Indonesia U-20 yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2021. Shin Tae-yong juga bertanggung jawab secara penuh atas pelatih-pelatih Timnas Indonesia di segala level.

Hal ini tentu saja bukan pekerjaan yang mudah buat Shin Tae-yong. Demi mendukung kinerjanya, Shin Tae-yong memboyong rekannya asal Korea Selatan yakni Gong Oh-kyun, Kim Woo-jae, Kim Hae-woon, dan Lee Jae-hong.

 Disadur dari Bola.com (Zulfirdaus Harahap / Benediktus Gerendo Pradigdo)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Zulfirdaus Harahap, Jonathan Pandapotan Purba, Benediktus Gerendo PradigdoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan