Dalam delapan laga, Shin Tae-yong berhasil mempersembahkan empat kemenangan, sekali imbang, dan tiga kali kalah. Pada 18 Februari 2010, Seongnam FC akhirnya memperkenalkan Shin Tae-yong sebagai pelatih tetap.
Namun, catatan yang dimiliki Shin Tae-yong tak terlalu istimewa. Dalam 111 laga memimpin Seongnam FC, Shin Tae-yong hanya mencatatkan 36,94 persen kemenangan atau 41 laga.
Meski demikian, Shin Tae-yong berhasil mempersembahkan gelar Liga Champions Asia untuk Seongnam FC pada 2010. Setahun kemudian, giliran Piala Korea yang diboyong Shin Tae-yong untuk Seongnam FC.
Pengabdian di Timnas Korea Selatan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2960822/original/001628600_1573107083-000_14W4TX.jpg)
Pada 18 Agustus 2014, Shin Tae-yong mendapatkan tawaran untuk menjadi pelatih sementara Timnas Korea Selatan. Ketika itu, posisi pelatih sedang lowong setelah ditinggalkan Hong Myung-Bo.
Namun, pada edisi pertama bersama Timnas Korea Selatan itu tak ada agenda internasional yang diikuti. Timnas Korea Selatan hanya bermain pada dua laga persahabatan bersama Shin Tae-yong dengan rincian sekali menang dan sekali imbang.
Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan akhirnya menunjuk Uli Stielike sebagai pelatih tetap Timnas Korea Selatan. Penunjukkan itu membuat Shin Tae-yong menganggur.
Pada 6 Februari 2015, Shin Tae-yong kembali dipercaya menukangi Timnas Korea Selatan. Namun, kali ini tugas datang untuk Timnas U-23, bukan senior. Ini menjadi titik kebangkitan karier Shin Tae-yong sebagai pelatih.
Shin Tae-yong berhasil membuat Timnas Korea Selatan U-23 menjadi tim tangguh. Dalam 17 laga yang dimainkan, Timnas Korea Selatan U-23 hanya kalah sekali dengan persentase kemenangan mencapai 64,71 persen.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3006096/original/097164500_1577357238-000_16N714.jpg)
Pencapaian terbaik Timnas Korea Selatan U-23 bersama Shin Tae-yong adalah peringkat kedua Piala AFC U-23 2016 dan peringkat kelima di Olimpiade Rio 2016. Shin Tae-yong kemudian dipercaya menukangi Timnas Korea Selatan senior pada 4 Juli 2017.
Ketika itu, Timnas Korea Selatan tengah dalam persiapan untuk tampil di Piala Dunia 2018. Pada babak kualifikasi, Timnas Korea Selatan finis di peringkat kedua Grup A dan berhak lolos ke Piala Dunia yang digelar di Rusia itu.
Namun, laju Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tak berlangsung panjang. Son Heung-min dkk. hanya mampu bermain sampai babak penyisihan grup meskipun sempat secara mengejutkan mengalahkan Jerman dengan skor 2-0. Namun, kemenangan itu tak cukup sehingga Korea Selatan finis di peringkat ketiga dengan raihan tiga poin hasil sekali menang dan dua kali kalah.
Shin Tae-yong akhirnya diberhentikan sebagai pelatih Korea Selatan pada 31 Juli 2018. Statistik mencatat, Shin Tae-yong hanya mampu mempersembahkan tujuh kemenangan dari 23 laga bersama Timnas Korea Selatan.
Petualangan Baru
Setelah itu, Shin Tae-yong sempat menganggur selama lebih dari satu tahun. Pada 28 Desember 2019, PSSI kemudian menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Penunjukkan tersebut membuat Shin Tae-yong menjadi pelatih Asia kedua yang menukangi Timnas Indonesia. Sebelumnya, PSSI pernah memberikan kepercayaan pada pelatih Singapura, Choo Seng Quee, untuk menukangi Timnas Indonesia pada 1950-an.
Shin Tae-yong mendapatkan kontrak jangka panjang, yakni selama 4 tahun. PSSI ingin Shin Tae-yong membenahi Timnas Indonesia agar bisa meraih prestasi.
Pelatih 51 tahun tersebut diberi tugas untuk memberikan gelar Piala AFF 2020 dan prestasi bersama Timnas Indonesia U-20 yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2021. Shin Tae-yong juga bertanggung jawab secara penuh atas pelatih-pelatih Timnas Indonesia di segala level.
Hal ini tentu saja bukan pekerjaan yang mudah buat Shin Tae-yong. Demi mendukung kinerjanya, Shin Tae-yong memboyong rekannya asal Korea Selatan yakni Gong Oh-kyun, Kim Woo-jae, Kim Hae-woon, dan Lee Jae-hong.
 Disadur dari Bola.com (Zulfirdaus Harahap / Benediktus Gerendo Pradigdo)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333114/original/023127400_1787732360-cek_fakta_sekolah_kedinasan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333293/original/079260900_1787741088-Add_a_heading.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333105/original/058967100_1787731972-Screenshot_2026-08-26_132052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3114312/original/089761800_1588062204-Korea_Selatan_-_Shin_Tae-yong.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5374238/original/008561100_1759887956-Logo_Timnas_Indonesia_2025.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3467700/original/069724200_1622215425-030525400_1612965727-Latihan_Timnas_Indonesia_02.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8226516/original/031332300_1781086646-timnas_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298197/original/048605000_1784141804-elkan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318680/original/005592800_1786129729-singapura.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9333125/original/007959800_1787732872-andre-komentari-herdman-dd7bb4.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7852299/original/025107000_1780675698-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-6.JPG.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9280142/original/048378800_1783176153-SaveInta.com_731678902_17980005144020020_9112979853648264020_n__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330804/original/033575400_1787449483-783831396_1627328628750434_1423935292015629128_n.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8000917/original/053205700_1780839769-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026_12.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507720/original/059274500_1771540430-Kiper_Persija_Cyrus_Margono_berlatih_menjelang_laga_PSM_vs_Persija_di_Jakarta_International_Stadium__Jakarta_Pusat.__19_02_2026_..jpg)