Jadwal Buka Puasa Hari Ini, Senin 27 April di Jakarta dan Kota Besar Lainnya

Jadwal buka puasa merupakan saat yang ditunggu-tunggu umat muslim di bulan Ramadan ini.

Diterbitkan 27 April 2020, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dari Sahl bin Sa’ad Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

لاَيَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

Artinya: Senantiasa manusia di dalam kebaikan selama menyegerakan berbuka. (Hadits Riwayat Bukhari 4/173 dan Muslim 1093)

Doa Berbuka Puasa yang Benar Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Kemudian saat berbuka puasa kita dianjurkan untuk membaca doa buka puasa. Terdapat sebuah hadis sahih tentang doa berbuka puasa, yang diriwayatkan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ

“Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah-ed.”

Artinya:

Telah hilanglah dahaga, telah bas

ahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki](Hadits shahih, Riwayat Abu Daud [2/306, no. 2357]

Hikmah Puasa di Bulan Ramadan  

Sesuai ajaran Rasulullah, marilah kita beribadah di bulan Ramadan dengan imanan wahtisaban, agar kita meraih ridla Allah dan memperoleh pengampunan dosa dari-Nya. Umat manusia diimbau melakukan ibadah puasa dengan iman yang kokoh dan niat semata-mata karena Allah.  

Rasulullah SAW bersabda:

مَن صام رمضان إيمانًا واحتسابًا…

“barangsiapa yang berpuasa Ramadhan iimaanan wahtisaaban…”

Arti dari sabda Rasulu

llah tersebut adalah mengimani bahwa Allah telah mensyariatkan puasa dan mengharapkan pahala puasa dari sisi Allah.

Disebutkan dari kitab Fathul Bari, bahwa kata imanan, berarti meyakini bahwa puasa di bulan suci Ramadan adalah perintah Allah yang wajib untuk dilaksanakan.

Sedang kata “ihtisaban tercatat dalam kitab penjelasan “Shahih al-Bukhari” tersebut masih satu timbangan (sewazan) dengan kata “iftitahan” artinya pembuka. Jadi ihtisaban bermakna perhitungan.

Allah yang akan menghitung pahala puasa yang dilakukan oleh manusia. Oleh sebab itu, berpuasalah dan laksanakan perintah Allah agar memperoleh kemenangan di hari raya Idul Fitri.

DARI Abu Hurairah, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam berkata,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa berpuasa Ramadan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.”  (HR. Bukhari)

Dengan demikian, nyata bahwa Allah berjanji akan menghapuskan dosa-do

sa orang yang beriman dan mengharapkan ridho Allah SWT.  

(Laudia Tysara/Fadila Adelin)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan