3 Jenis Makanan yang Baik Dikonsumsi saat Sahur dan Buka Puasa di Bulan Ramadan

Tak hanya menyiapkan mental untuk bisa menjalankan ibadah puasa dengan lancar di Bulan Ramadan, umat muslim juga harus menjaga kesehatan tubuh agar tetap prima.

Diterbitkan 20 April 2020, 21:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

2. Buah Delima

Delima adalah buah unik dan lezat yang disebutkan tiga kali dalam Al-Qur'an, dan disebutkan juga di dalam hadits. Delima, buah yang berbentuk bulat, berwarna oranye kemerahan dengan kulit yang keras dan kasar.

Di dalamnya ada ratusan biji dikelilingi oleh kantung merah, merah muda, atau keputihan yang bening. Buah ini mengandung antioksidan dan potasium, serta sumber vitamin C, piridoksin (vitamin B-6), dan asam pantotenat (vitamin B-5) yang baik.

Buah satu ini juga rendah sodium dan tidak mengandung lemak atau kolesterol. Khasiat antioksidan di dalam buah delima lebih dari teh hijau.

3. Buah Ara

Ada satu surah dalam Al-Quran yang dinamai dengan tanaman ara yang dalam bahasa arab disebut dengan "Tin" yaitu surah Al Tin. Nabi Muhammad (SAW) juga pernah mengatakan "Jika saya mengatakan bahwa ada buah yang turun dari surga, saya harus mengatakan ini. Sebab buah Surga tidak memiliki batu. Jadi makanlah dari mereka.” (Abu al-Darda)

Buah ara sering dimakan utuh dan mentah, tetapi bisa dikupas. Buah ara menjadi lebih populer, terutama saat digunakan sebagai bahan makanan ringan dan makanan yang diolah sebagai obat untuk kesehatan.

Buah ara mirip kurma dalam efek nutrisi dan kesehatan yang bermanfaat. Mereka rendah sodium, bebas lemak dan kolesterol, serta sumber vitamin dan mineral yang sangat baik, termasuk kalsium, potasium, zat besi, tiamin (B-1), dan riboflavin (B-2).

Buah ara juga sangat tinggi serat dan antioksidan, berpotensi membantu melindungi tubuh dari kanker. Seperti buah delima, buah ara memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi daripada teh hijau.

4. Kurma

Kurma memiliki nutrisi yang banyak bermanfaat kesehatan, termasuk melindungi tubuh terhadap kanker tertentu dan penyakit serius lainnya.

Ada banyak cara dalam mengonsumsi kurma karena kurma bisa dicampurkan dengan berbagai olahan makanan lainnya.

Sunahnya, kurma dimakan dengan mentega, mentimun, roti, dan mengonsumsi buahnya begitu saja seperti yang dilakukan Nabi SAW.

kandungan utama Kurma adalah karbohidrat yang mencapai 70-80 persen, yang sebagian besar adalah jenis gula yang mudah diserap oleh tubuh manusia.

100 gram kurma atau sekitar 6 sampai 7 buah kurma, menyediakan sekitar 11 hingga 15 persen dari total kebutuhan energi harian untuk orang dewasa. Kurma juga rendah sodium dan lemak, dan kaya serat, mineral, dan antioksidan. Kurma mengandung setidaknya 6 vitamin (termasuk beberapa vitamin B). Serat makanan dalam kurma (dan makanan lainnya) sangat penting karena beberapa alasan. Kurma sangat membantu untuk pengobatan diabetes dan obesitas, dan diyakini melindungi terhadap hipertensi, penyakit jantung koroner, kolesterol, kanker kolorektal dan prostat, dan gangguan usus.

Serat yang terkandung dalam buah satu ini membantu mengontrol berat badan dan fungsi usus besar. Tidak heran, beberapa peneliti menggambarkan kurma sebagai makanan yang ideal, apalagi saata dikonsumsi selama bula

 

Sumber asli: Sister Magazine

Disadur dari: Fimela.com (Penulis: Iffah Nurahmah. Published: 20/4/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Aning JatiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan