6 Hal yang Bisa Kurangi Risiko Terkena Kanker Payudara

Anda perlu mencermati beberapa hal yang mungkin dapat mengurangi risiko Anda terkena kanker payudara.

Diterbitkan 19 April 2020, 11:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Beberapa penelitian mengatakan wanita yang melakukan aktivitas fisik atau berolahraga selama 1,5 jam-2,5 jam setiap hari dapat menurunkan risiko kanker payudara hingga 18%. Anda dapat berlari, bersepeda, berenang, atau berjalan kaki secara rutin agar tubuh Anda semakin sehat.

Menyusui Bayi

3. Menyusui Bayi

Beberapa penelitian telah mengatakan bahwa menyusi bayi dapat mengurangi risiki seorang wanita terkena kanker payudara, terutama jika mereka terus menyusui bayi selama kurang lebih dua tahun.

Hal tersebut terjadi karena menyusui dapat mengurangi siklus menstruasi yang dapat mengurangi tubuh terpapar hormon esterogen. Paparan hormon esterogen yang terlalu tinggi pada wanita dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara.

4. Menghindari Asap Rokok

Tidak hanya mengehentikan aktivitas merokok Anda, namun juga jauhilah asap rokok yang dihasilkan oleh orang lain. Asap rokok yang mengandung banyak bahan kimia dapat meningkatkan risiko terkena berbagai macam kanker dan khususnya kanker payudara.

Hentikanlah kebiasaan merokok Anda dan jauhi asap rokok, karena menjauhi asap rokok dapat megurangi risiko Anda terkena kanker payudara dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Mengonsumsi Makanan Sehat

5. Mengonsumsi Makanan Sehat

Mengonsumsi makanan sehat secara rutin setiap hari juga dapat mengurangi risiko Anda terkena penyakit kanker payudara. Pola makan yang mengutamakan makanan sehat seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan, dapat menjauhkan dari risiko kanker payudara karena kandungan nutrisi di dalamnya yang dapat menghindarkan tubuh dari berbagai macam penyakit dan khusunya kanker payudara.

6. Menghindari Paparan Radiasi

Menghindari paparan radiasi dapat menjauhkan Anda dari risiko terkena kanker payudara. Radiasi biasanya didapat saat Anda melakukan pengecekan medis menggunakan alat seperti CT scan dan sinar-x. Alat-alat tersebut memaparkan radiasi yang cukup tinggi pada tubuh Anda.

Kurangilah melakukan pengecekan medis menggunakan alat yang memaparkan radiasi tinggi, atau melakukan pengecekan jika hanya diperlukan.

 

Sumber: Dailymail dan Sheknows

Disadur dari: Bola.com (penulis Rezha Aditya Gradianto/editor, Yus Mei Sawitri, published 19/4/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rheza Aditya Gradianto, Achmad Yani Yustiawan, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan