4 Kelompok Orang dengan Risiko Lebih Tinggi Terpapar Virus Corona Covid-19

Virus corona Covid-19, yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China ini menyerang pernapasan manusia.

Diterbitkan 06 April 2020, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pertama, melakukan diet sehat dan seimbang, dengan mengonsumsi makanan bernutrisi seperti sayuran dan buah-buahan. Kedua, melakukan olahraga rutin setiap hari untuk menjaga tubuh tetap bugar dengan melakukan aktuvutas fisik.

Ketiga, Hindari kontak dengan orang sakit. Keempat, tidur yang cukup.

Orang dengan Penyakit HIV

Untuk saat ini, penelitian khusus yang dilakukan mengenai orang pengidap HIV yang dapat dengan mudah tertular COVID-19 memang belum dilakukan.

Namun, orang yang mengidap HIV dapat terkena sakit dengan mudah jika jumlah sel CD4 mereka sangat rendah, dan jika tidak sedang melakukan pengobatan atau terapi khusus HIV.

Mereka juga dapat terkena virus corona berdasarkan kondisi fisik, usia, dan kondisi medis yang sedang mereka alami.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan pengidap HIV agar tidak mudah tertular virus corona.

Pertama, makan dengan pola makan yangg seimbang bagi tubuh. Kedua, menurunkan tingkat stres. Ketiga, tidur paling tidak selama delapan jam dalam sehari. Keempat, minum obat HIV tepat waktu.

Wanta Hamil

Selama dalam masa kehamilan, wanita hamil dapat mengalami perubahan dalam tubuh yang mungkin dapat meningkatkan risiko tertular COVID-19 dan infeksi pernapasan lainnya, seperti influenza.

Dalam kedaan hamil, keadaan badan wanita cenderung melemah dan rentan terkena berbagai macam penyakit.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan wanita hamil agar tidak tertular virus corona.

Pertama, sebisa mungkin menghindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit. Selain COVID-19, ada beberapa virus lainnya yang dapat dengan mudah tertular pada wanita hamil. 

Kedua, bersihkan tangan sesering mungkin dengan sabun dan air atau pembersih tangan yang mengandung alkohol.

Orang Pengidap Asma

Orang yang mengidap penyakit asma amat mungkin berisiko tertular virus corona, karena virus ini menyerang saluran pernapasan manusia (hidung, tenggorokan, paru-paru), yang dapat menyebabkan serangan asma dan hal ini menyebabkan pneumonia dan penyakit pernapasan akut.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh orang yang mengidap asma agar tidak tertular COVID-19.

Pertama, hindari hal yang dapat memicu asma Anda kambuh. Kedua, minum obat asma sesuai anjuran dokter. Ketiga, cuci tangan secara rutin menggunakan air dan sabun. Keempat, tetap berada di rumah, dan jauhi kerumunan atau tempat umum.

Sumber: Boldsky

Disadur dari Bola.com(Rheza Aditya Gradianto/Aning Jati)

 

Disclaimer:

Bersama lebih dari 50 media nasional dan lokal, Bola.com ikut serta melakukan kampanye edukasi #amandirumah secara serentak di stasiun televisi, radio, koran, majalah, media siber, dan media sosial.

Bola.com secara intens akan memproduksi konten-konten edukasi informatif yang positif berkaitan dengan wabah virus corona COVID-19 sebagai bagian gerakan moral bersama #medialawancovid19. Tolong bantu sebar seluas mungkin info positif ini ke seluruh lapisan masyarakat agar mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia dapat diputus.

 
 
 
View this post on Instagram

Sayang seluruh anggota keluarga kalian, putus penyebaran COVID-19 dengan selalu mengikuti anjuran dari pemerintah. Stay safe everyone! #medialawancovid19 #amandirumah #BolacomID #Covid19 #BCEms

A post shared by Bola.com (@bolacomid) on

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rheza Aditya Gradianto, Edu Krisnadefa, Aning JatiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan