Kenali 5 Kelemahan Virus Corona Covid-19

Hingga saat ini para peneliti masih terus bekerja keras menemukan vaksin virus corona COVID-19 untuk meredam angka infeksi korban.

Diterbitkan 06 April 2020, 19:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Bisa Kalah dengan Antibodi

Selanjutnya, kelemahan virus corona yang lain ialah mudah dikalahkan dengan antibodi manusia yang sehat. Virus sejatinya akan sulit masuk menginfeksi tubuh manusia jika manusia tersebut memiliki sistem imun atau antibodi yang kuat.

Sistem imun yang baik didapatkan dari pola hidup sehat misalnya, rajin berolahraga dan rajin mengkonsumsi sayur-sayuran serta buah-buahan. Nutrisi yang ada dalam makanan dapat memberikan banyak manfaat yang berpengaruh pada sistem imunitas tubuh.

Tentunya kabar bahwa salah satu kelemahan virus corona ialah sulit menginfeksi tubuh dengan antibodi yang kuat dibenarkan oleh sebuah penelitian yang dilakukan di Australia. Mereka membuat sejumlah eksperimen dengan pasien COVID-19 dan memantau kadar antibodinya setiap hari.

Mudah Dibasmi dengan Disinfektan

Virus corona yang menyebabkan COVID-19 ternyata cukup lemah jika berhadapan dengan bahan disinfektan. Hal ini serupa dengan virus corona lainnya yang menyebabkan SARS dan MERS.

Berdasarkan hasil penelitian, virus tersebut dapat dinon-aktifkan dengan bahan disinfektan yakni, alkohol dengan kadar 60%-70%, hidrogen peroksida 0,5%, atau sodium hipoklorit dengan kadar 0,1% dalam waktu 1 menit.

Itu juga merupakan alasan mengapa saat ini digencarkan penyemprotan disinfektan secara massal baik penyemprotan disudut-sudut kota hingga perorangan. Kamu juga bisa menggunakan disinfektan untuk membersihkan beberapa barang ataupun peralatan yang kamu ginakan sehari-hari agar terhindar dari infeksi virus.

Mudah Lemah Apabila Terkena Suhu panas

Kelemahan virus corona selanjutnya ialah mudah melemah pada suhu panas. Memang belum ada penelitian yang betul-betul membuktikan bahwa teori ini benar, COVID-19 lemah terhadap panas.

Akan tetapi, pada virus corona yang menyebabkan penyakit SARS, suhu panas terbukti dapat melemahkan virus. Hal ini juga serupa dengan data yang diterbitkan oleh WHO bahwa virus penyebab SARS bisa terbunuh pada suhu 56°C.

 

Tidak Bisa Bertahan Lama di Permukaan

Virus corona memang bisa bertahan beberapa hari di permukaan benda. Namun, seiring berjalannya waktu, virus ini tidak lagi cukup kuat untuk bisa menimbulkan infeksi. Sehingga baik WHO maupun Kementerian Kesehatan RI tidak melarang aktivitas pengiriman paket antar negara karena risiko penularan melalui media pengiriman paket tersebut sangatlah rendah.

 

Disadur dari: Fimela (Imelda Rahma, published 6/4/2020)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Edu Krisnadefa, Gregah NurikhsaniTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan