Saat Pandemi Corona Covid-19, 27 Istilah Populer yang Harus Dimengerti: Dari Novel sampai Viral Load

Berikut ini beberapa istilah populer saat pandemi corona Covid-19 yang perlu dimengerti.

Diterbitkan 30 Maret 2020, 17:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Gangguan saluran pernapasan itu bisa ringan atau berat, serta pernah berkunjung ke atau tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan virus corona Covid-19.

Sehingga, untuk hal ini disarankan orang tersebut dengan status PDP untuk menjaga jarak dengan kebanyakan orang terdekatnya untuk mencegah penularan yang lebih banyak.

8. ODP

Status ODP atau Orang Dalam Pemantauan diberikan kepada mereka yang memiliki riwayat dari luar atau dalam negeri yang areanya terkonfirmasi ada kasus virus corona.

Orang masuk dalam kriteria ODP jika mengalami gejala panas badan atau gangguan saluran pernapasan ringan, dan pernah mengunjungi atau tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan virus tersebut. Selain itu, bisa juga orang sehat yang pernah kontak erat dengan kasus terkonfirmasi virus corona Covid-19.

Seperti contohnya dalam hal ini biasanya, orang yang masuk dalam kelompok atau kategori ODP belum menunjukkan gejala sakit akibat virus corona. Namun, jangan sepele juga perihal ini, karena faktanya untuk kasus terbaru dari virus corona Covid-19 sendiri terkadang bisa saja pasien yang terinfeksi tidak mengalami gejala dasar yang diungkapkan sebelumnya.

9. Suspect Corona

Status Suspect Corona diberikan kepada pasien yang diduga kuat terinfeksi dengan virus corona Covid-19. Ciri-ciri orang yang masuk pada kategori ini adalah yang sedang mengalami gejala-gejala dan juga pernah melakukan kontak dengan pasien yang dinyatakan positif terkena vVirus corona Covid-19.

Isolasi dan Distancing

10. Lockdown

Lockdown adalah situasi yang melarang warga untuk masuk ke suatu tempat karena kondisi darurat. Lockdown juga bisa berarti negara yang menutup perbatasannya, agar tidak ada orang yang masuk atau keluar dari negaranya.

11. Social Distancing

Social Distancing adalah langkah-langkah yang diambil untuk memberikan jarak antarorang untuk memperlambat penyebaran virus.

Contohnya termasuk bekerja dari rumah, penutupan sekolah dan penundaan atau pembatalan pertemuan massal. Dengan mempertahankan jarak 1 meter dari orang lain, dapat membatasi penyebaran virus.

12. Physical Distancing

Physical Distancing adalah kebijakan menjaga jarak fisik untuk memastikan penyakit tidak menyebar. Pada 20 Maret 2020, WHO resmi mengganti frasa social distancing menjadi physical distancing.

Alasannya, penggantian frasa ini untuk mengklarifikasi bahwa terdapat perintah tetap tinggal di rumah guna mencegah penyebaran virus corona. Kendati demikian, hal ini tidak berarti bahwa seseorang memutus kontak dengan orang lain secara sosial.

13. Isolasi

Memisahkan individu yang terinfeksi dan sakit dari individu yang sehat. Rumah sakit biasanya menempatkan pasien yang sakit dalam isolasi untuk mencegah penyebaran penyakit.

 

Karantina dan Screening

14. Karantina

Pembatasan pergerakan individu yang tampak sehat tetapi mungkin telah terkena penyakit menular untuk melihat apakah mereka positif atau tidak. Panjang karantina tergantung pada periode inkubasi. Biasanya ini terjadi pada orang setelah pulang dari daerah penyebaran wabah.

15. Karantina Mandiri

Karantina mandiri adalah aktivitas yang menunjukkan bahwa seseorang secara sukarela mengurung diri mereka sendiri dengan, katakanlah, tinggal di rumah agar dapat mencegah penyebaran penyakit.

16. Screening

Mengidentifikasi orang yang mungkin telah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi virus. Hal ini untuk melihat apakah seseorang terjangkit virus itu, sering dengan mengukur suhu tubuh mereka.

17. Inkubasi

Masa inkubasi adalah waktu yang diperlukan untuk gejala muncul setelah seseorang terinfeksi. Waktu ini bisa sangat penting untuk pencegahan dan pengendalian, serta memungkinkan petugas kesehatan untuk mengkarantina atau mengamati orang yang mungkin telah terpapar virus.

 

Rapid Test

18. Droplet

Tetesan atau cipratan yang dihasilkan oleh bersin, batuk maupun saat berbicara. Tetesan penderita corona dapat menyebarkan penyakit ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin dan tetesan itu mendarat di mulut, hidung, atau mata orang terdekat.

19. Rapid Test

Rapid Test adalah metode uji cepat untuk melacak seseorang terinfeksi virus.

20. Hand Sanitizer

Hand sanitizer adalah cairan pembersih yang digunakan seseorang untuk membersihkan virus dari tangannya untuk mengurangi risiko penularan virus.

21. Chloroquine

Chloroquine adalah obat yang digunakan untuk mengobati malaria. Obat ini sedang dieksplorasi dan diuji sebagai pengobatan yang mungkin untuk virus corona covid-19.

 

WFH dan #Dirumahsaja

22. Work From Home

Work From Home adalah kebijakan yang diciptakan oleh pemerintah untuk mengurangi penyebaran virus corona dengan cara melakukan aktivitas bekerja dari rumah masing-masing.

23. #Dirumahaja

#Dirumahaja adalah gerakan untuk masyarakat Indonesia agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah jika tidak diperlukan dan menghindari membuat kerumunan.

24. Imun

Imun adalah bentuk perlindungan diri pada tubuh yang memungkinkan seseorang tidak mudah terserang suatu penyakit tertentu.

25. WHO

WHO adalah singkatan dari World Health Organization, sebuah badan PBB yang berbasis di Jenewa, Swiss.Tugas utama WHO yaitu membasmi penyakit, khususnya penyakit menular yang sudah menyebar luas.

26. Ventilator

Ventilator adalah alat yang membantu pasien bernafas. Alat ini memompa oksigen ke paru-paru dan menghilangkan karbondioksida melalui tabung.

27. Viral Load

Viral load adalah jumlah virus dalam sampel, terutama darah seseorang atau cairan tubuh lainnya. Viral load biasanya diukur untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi atau tidak.

Sumber: New York Times

Disadur dari: Dream.co.id

Penulis: Reni Novita Sari (29/3/2020)

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Nurfahmi Budi, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan