Saat Pandemi Corona Covid-19, 27 Istilah Populer yang Harus Dimengerti: Dari Novel sampai Viral Load

Berikut ini beberapa istilah populer saat pandemi corona Covid-19 yang perlu dimengerti.

Diterbitkan 30 Maret 2020, 17:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jakarta - Pandemi corona Covid-19 masih menjadi atensi besar bagi pemerintah dan publik. Beragam cara tengah dilakukan agar kondisi sekarang bisa semakin membaik.

Di tengah 'popularitas' corona Covid-19, ada beberapa istilah yang selalu berseliweran di tengah-tengah Sahabat Bola.com. Kadang, istilah tersebut membuat masyarakat atau orang awam bingung, karena ada beberapa yang terlalu berkaitan dengan hal teknis dalam dunia kesehatan..

Berikut ini beberapa istilah yang terkenal selama pandemi corona Covid-19:

1. Wabah

Wabah adalah tingkat kejadian penyakit yang lebih tinggi dari normal.

2. Epidemi

Epidemi adalah situasi di mana penyakit menyebar dengan cepat di antara banyak orang, dan dalam konsentrasi yang lebih tinggi dari biasanya. Namun, ini dalam skala yang lebih kecil daripada pandemi.

3. Pandemi

Pandemi adalah penyakit yang lazim di seluruh negara, benua, atau seluruh dunia. Pandemi adalah epidemi yang telah menyebar di wilayah yang luas.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara khusus menggunakan pandemi untuk merujuk pada penyakit baru yang orang tidak miliki kekebalannya dan yang telah menyebar ke seluruh dunia. WHO telah menyatakan corona Covid-19 sebagai pandemi.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

Corona Virus dan Novel

4. Corona Virus

Coronavirus sebenarnya bukan satu jenis. Virus itu adalah keluarga besar virus yang juga mencakup SARS dan penyakit pernapasan ringan hingga besar lainnya. Virus corona dapat menyebar di antara hewan dan manusia. Virus baru pertama kali terdeteksi di China, diyakini berasal dari kelelawar.

5. COVID-19

Nama teknis untuk coronavirus adalah SARS-CoV-2. Penyakit pernapasan yang disebabkannya telah dinamai " penyakit coronavirus 2019," atau Covid-19.

6. Novel

Novel berarti " baru”. Jadi, Novel Corona Virus adalah jenis yang belum terdeteksi pada manusia sebelumnya.

 

PDP dan ODP

7. PDP

Status PDP atau Pasien Dalam Pengawasan juga bisa dikatakan memiliki indikasi atau diketahui pernah melakukan kontak secara langsung dengan pasien yang positif Virus Corona Covid-19.

Status PDP diberikan kepada mereka yang memiliki gejala virus corona, Covid-19, yang kita ketahui secara umum seperti panas badan dan gangguan saluran pernapasan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Gangguan saluran pernapasan itu bisa ringan atau berat, serta pernah berkunjung ke atau tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan virus corona Covid-19. Sehingga, untuk hal ini disarankan orang tersebut dengan status PDP untuk menjaga jarak dengan kebanyakan orang terdekatnya untuk mencegah penularan yang lebih banyak. 8. ODP Status ODP atau Orang Dalam Pemantauan diberikan kepada mereka yang memiliki riwayat dari luar atau dalam negeri yang areanya terkonfirmasi ada kasus virus corona. Orang masuk dalam kriteria ODP jika mengalami gejala panas badan atau gangguan saluran pernapasan ringan, dan pernah mengunjungi atau tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan virus tersebut. Selain itu, bisa juga orang sehat yang pernah kontak erat dengan kasus terkonfirmasi virus corona Covid-19. Seperti contohnya dalam hal ini biasanya, orang yang masuk dalam kelompok atau kategori ODP belum menunjukkan gejala sakit akibat virus corona. Namun, jangan sepele juga perihal ini, karena faktanya untuk kasus terbaru dari virus corona Covid-19 sendiri terkadang bisa saja pasien yang terinfeksi tidak mengalami gejala dasar yang diungkapkan sebelumnya. 9. Suspect Corona Status Suspect Corona diberikan kepada pasien yang diduga kuat terinfeksi dengan virus corona Covid-19. Ciri-ciri orang yang masuk pada kategori ini adalah yang sedang mengalami gejala-gejala dan juga pernah melakukan kontak dengan pasien yang dinyatakan positif terkena vVirus corona Covid-19.

Halaman
Show All
Nurfahmi Budi, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan