Lampard Beri Kabar Terkini Gelandang Chelsea yang Positif Corona Covid-19

Di Britania Raya sendiri, ada 14.579 kasus dengan 759 orang meninggal lantaran virus corona.

Diterbitkan 28 Maret 2020, 16:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, London - Manajer Chelsea, Frank Lampard memberi perkembangan terkini salah satu pemainnya, Calum Hudson-Odoi. Sebelumnya, Odoi dinyatakan positif virus corona covid-19.

Seperti dilansir BBC, Lampard mengaku terus berhubungan dengan Odoi. Meskipun, sang gelandang harus menjalani isolasi mandiri lantaran virus tersebut.

"Di awal-awal saya sudah berbicara dengannya ketika dia pertama kali mendapat sakit itu dan situasinya aneh," kata Lampard.

"Untung saja, dia tidak terlalu menderita dan kami senang dia bisa melewati ini," ujarnya menambahkan.

Virus corona telah menjadi pandemi di seluruh dunia. Di Eropa menurut data New York Times, Sabtu (28/3/2020) , Italia menjadi negara terparah dengan 86.498 kasus positif.

Dari jumlah itu, sebanyak 9.134 orang meninggal dunia. Di Britania Raya sendiri, ada 14.579 kasus dengan 759 orang meninggal lantaran virus corona.

 

Umumkan Lewat Twitter

Sementara itu, Odoi sendiri sebelumnya memberi kabar lewat akun twitternya. Dalam video singkat, gelandang berusia 19 tahun itu mengonfirmasi keadaannya telah baik-baik saja.

"Hai semuanya. Seperti kalian tahu, dalam beberapa hari belakangan saya positif corona. Sekarang, saya telah pulih dan rasanya tak sabar untuk kembali bertemu kalian," kata Hudson-Odoi.

Unggahan Odoi

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Prediksi Amerika Serikat vs Belgia: Misi Lewati 16 Besar

Luthfie Febrianto, Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Chelsea Football Club musti menunggu hampir 50 tahun untuk kembali merengkuh trofi Liga Primer Inggris keduanya setelah pada musim 2004-2005
    Semua berita tim, statistik tim, transfer pemain dan lainnya tentang Chelsea FC yang memiliki julukan The Blues
    Chelsea
  • liputan6
    Penyebaran Covid-19 ke seluruh penjuru dunia diawali dengan dilaporkannya virus itu pada 31 Desember 2019 di Wuhan, China
    COVID-19
  • virus corona