Virus Corona Belum Terkendali, Sikap IOC Terkait Olimpiade Tokyo 2020 Masih Sama

IOC menggelar rapat rutin di markasnya sembari membahas pengaruh penyebaran virus Corona terhadap Olimpiade Tokyo 2020.

Diterbitkan 05 Maret 2020, 14:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

IOC sebagai induk olahraga dunia telah menggelar rapat rutin di markasnya Lausanne, Swiss, Rabu kemarin. Pertemuan ini juga dihadiri satuan tugas (Satgas) virus Corona dan panitia lokal Olimpiade 2020. Dan menurut Presiden IOC, Thomas Bach, seluruhnya berkomitmen terhadap Olimpiade 2020.

Bach menegaskan, pihaknya tidak ingin menyiram bensin ke api terkait berbagai skenario seputar Olimpiade Tokyo 2020. Namun Bach juga tidak menutup kemungkinan untuk meninjau ulang kuota peserta di setiap cabang olahraga bila ada atlet yang batal karena khawatir terinfeksi virus Corona.

"Ini menantang tapi saya juga harus katakan saya sangat bangga dengan pergerakan Olimpiade dan solidaritas luar biasa dari semua orang untuk mengatasi masalah ini," kata Bach dilansir dari BBC.

"Saya bisa meyakinkan kalian, aku tidak akan bosan mengulang pernyataanku dari kemarin, dan kita tidak terjebak dalam spekulasi," beber Bach yang percaya Olimpiade 2020 bakal berjalan tepat waktu.

"Saya ingin mendorong semua atlet untuk melanjutkan persiapan mereka dengan penuh percaya diri dan semangat penuh," kata pria asal Jerman itu beberapa waktu lalu.

Pangkas Rute Pawai Obor

Olimpiade Tokyo 2020 rencananya akan diikuti oleh 206 negara, termasuk Indonesia. Bagi para atlet, ajang ini merupakan puncak dari persaingan mereka untuk menjadi yang terbaik di cabangnya.  

Menurut IOC, sebanyak 4,5 juta tiket sudah terjual dan 8 juta lainnya sudah dipesan. Sebagai langkah antisipasi terhadap penularan virus Corona, panitia lokal sudah sepakat untuk mengurangi pos estafet bagi pawai obor setelah proses pengambilan api dilakukan di Yunani, pekan depan. 

 

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan