Jakarta Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, belum mendapat penjelasan terbaru mengenai status Olimpiade Tokyo 2020. Pesta olahraga multi cabang empat tahunan itu belakangan dikhawatirkan berpotensi batal terlaksana akibat wabah virus corona yang belum teratasi hingga kini.Â
Olimpiade Tokyo 2020 rencananya akan berlangsung pada Juli-Agustus mendatang. Namun anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang juga mantan atlet renang, Dick Pound, mengatakan Olimpiade kemungkinan akan dibatalkan jika wabah virus corona terbukti terlalu berbahaya.
Mengenai hal ini, Raja mengaku belum mendapat informasi terbaru dari IOC. Meski demikian, pria yang akrab disapa Okto itu menyatakan akan terus berkomunikasi intensif dengan IOC, serta pihak-pihak terkait di Indonesia.Â
IOC berencana mengambil keputusan final tentang Olimpiade Tokyo 2020 pada akhir Mei. Okto mengaku akan terus memantau situasinya hingga keputusan final diambil IOC.Â
Menurut Okto, prioritas utama KOI adalah keselamatan atlet dan pelatih. Okto memastikan KOI tidak akan mengambil langkah-langkah yang bisa membahayakan atlet, pelatih, dan ofisial.Â
"Olimpiade bukan segala-galanya, bukan satu-satunya event yang harus dikejar. Bagi kami keselamatan atlet yang paling utama. Kalau memang membahayakan (tampil di Olimpiade), tentu tak akan dipaksakan. Tapi, kalau memang penyelenggara bisa mempertanggungjawabkan keamanannya (untuk kesehatan), akan dipertimbangkan," kata Okto, saat dihubungi Bola.com, Rabu (26/2/2020).Â
Okto mengatakan beberapa waktu lalu berkomunikasi dengan COO of the Tokyo Organising Committee of the Olympic and Paralympic Games, Yukihiko Nunomura.Â
"Sejauh ini Jepang masih yakin bisa menggelar Olimpiade Tokyo 2020 tepat waktu. Tapi, kami akan terus memantau efek perkembangan wabah virus corona ini terhadap pelaksanaan Olimpiade," tegas Okto.Â
Â
Â
Persiapan Atlet Sudah Terganggu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3025759/original/062630900_1579340414-20200118-Cincin-Olimpiade-4.jpg)
Penyebaran virus corona kini makin tak terkendali. Ledakan kasus baru terjadi di negara-negara lain seperti Korea Selatan, Iran, hingga Italia. Kewaspadaan tak hanya terjadi di Asia, tapi juga menyebar hingga Eropa. Di Jepang, sejauh ini virus corona telah menewaskan empat orang. Alasan itulah yang membuat IOC serius menyoroti perhelatan Olimpiade Tokyo 2020.
Okto mengakui wabah virus corona telah memengaruhi persiapan atlet, termasuk di Indonesia, menghadapi Olimpiade Tokyo. Beberapa agenda kualifikasi menjadi berantakan karena harus ditunda atau dipindah tempat.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317507/original/011159500_1786016808-cek_fakta_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2990825/original/091941100_1575879307-WhatsApp_Image_2019-12-09_at_14.30.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3431805/original/006303400_1618651933-Logo_tokyo_2020_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3519991/original/085335600_1627120489-Logo_tokyo_2020_3.jpg)