Harry Gregg Tutup Usia, MU Kehilangan Pahlawan Tragedi Pesawat Munich

Harry Gregg dengan berani kembali ke pesawat yang terbakar untuk menyelamatkan penumpang lain, termasuk wanita hamil dan rekan-rekannya di MU.

Diterbitkan 18 Februari 2020, 13:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dia kembali lagi untuk menolong pasangan Chalrton dan Viollet yang cedera. Selanjutnya, Gregg menarik keluar sang manajer Matt Busby dan rekan senegaranya, Jackie Blanchflower.

Insiden ini menewaskan 23 orang, termasuk sejumlah pemain MU seperti Duncan Edwards, Roger Byrne, Geoff Bent, Eddie Colman, Mark Jones, David Pegg, Tommy Taylor, dan Billy Whelan.

Saat ini, Charlton (82) menjadi satu-satunya korban selamat Tragedi Munich yang masih hidup.

Kenakan Pita Hitam

Kecelakaan ini telah menyebabkan trauma bagi mereka yang selamat, termasuk Gregg. Hanya saja, 13 hari setelah insiden itu, Gregg sudah kembali tampil saat MU menang 3-0 atas Sheffield Wednesday.    

Harry Gregg tidak pernah meraih trofi bersama MU. Saat Setan Merah memenangkan Piala FA 1863 lalu, pria kelahiran Magherafelt, Irlandia Utara itu, tidak bisa tampil karena cedera. Setelah memperkuat MU selama 9 tahun, Gregg kemudian pindah ke Stoke City dan pensiun pada 1967. 

Setelah gantung sepatu, Gregg kemudian melanjutkan karier sebagai manajer Shrewsbury, Swansea, Crewe dan Carlisle. Sementara di level timnas. Gregg sempat 25 kali mewakili Irlandia Utara dan pernah terpilih sebagai penjaga gawang terbaik pada Piala Dunia Swedia pada 1958.

Sebagai penghormatan atas kepergian, Gregg, MU mengenakan ban hitam saat bertandang ke markas Chelsea, Stamford Bridge, Selasa dini hari WIB. Dalam duel ini, Setan Merah menang dengan skor 2-0.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan